TRIBUNJUALBELI.COM - Puasa adalah sesuatu yang wajib dilakukan oleh seorang muslim saat bulan Ramadhan.
Puasa dilaksanakan 30 hari atau satu bulan lamanya.
Puasa dilakukan sebelum menjelang hari raya bagi umat muslim.
Tradisi yang biasanya dilakakukan sebelum lebaran adalah mudik (pulang kampung).
Saat perayaan hari lebaran pastinya ingin berkumpul bersama keluarga dan bersilaturahmi.
Makanya banyak yang mudik bagi para pelancong.
Nah, jika kamu berniat untuk menjalankan ibadan puasa saat akan mudik, ada baiknya untuk membuat beberapa persiapan.
Pasalnya puasa sambil berpergian jauh itu cukup melelahkan dan menghabiskan energi.
Lalu apa saja yang harus dipersiapkan?
Dilansir dari hellosehat.com, berikut tips melakukan perjalanan jauh atau mudik saat puasa.
1. Rencanakan perjalanan
Rencanakan perjalanan saat akan berpergian jauh dan mudik.
Pastikan kamu sudah mengetahui dengan jelas lokasi mana saja yang akan di tuju, berapa lama waktu yang akan perlukan untuk mencapainya, dan akses jalan yang akan lewati.
Dengan begini kamu bisa meminimalisasi risiko terburuk yang bisa terjadi saat perjalanan.
2. Jaga stamina
Jadi jika ingin melakukan perjalanan jauh saat puasa, perhatikan kondisi tubuh agar stamina tetap terjaga selama perjalanan.
Saat sahur dan berbuka, konsumsi bahan makanan yang mengandung vitamin C dan zinc untuk memperkuat daya tahan tubuh supaya tak mudah lelah dan jatuh sakit.
Jangan pula menyetir saat mengantuk.
3. Penuhi asupan nutrisi dan cairan
Sebelum keberangkatan, pastikan sudah memenuhi asupan nutrisi dari makanan sehat yang kamu konsumsi saat sahur dan berbuka.
Jangan lupa juga untuk mencukupi cairan, hal ini bertujuan untuk menjaga agar cairan dalam tubuh tetap terjaga.
Selain air putih, jika memang memungkinkan kamu bisa mengonsumsi vitamin untuk membantu menjaga stamina saat perjalanan jauh.
Selain itu vitamin juga akan membuat tubuh tetap segar selama perjalanan.
4. Lakukan perjalanan malam
Jika ingin tidak terlalu lelah dan tetap segar selama perjalanan, ada baiknya mencoba untuk memulai perjalanan pada malam hari.
Selain tidak terpapar sinar matahari yang bisa membuat cepat kekurangan cairan, di perjalanan malam tenaga yang kamu miliki masih banyak karena baru saja berbuka puasa.
Keuntungan lain jika melakukan perjalanan malam adalah saat haus atau lapar di perjalanan, kamu bisa dengan mudahnya minum dan makan.
Dengan begitu, kadar gula darah akan kembali normal sehingga bisa lebih fokus di perjalanan.
5. Bawa obat-obatan
Berbagai kemungkinan bisa saja terjadi selama melakukan perjalanan jarak jauh.
Terlebih kondisi orang yang berpuasa relatif rentan.
Jadi tidak ada salahnya jika kamu mempersiapkan membawa obat-obatan sendiri di dalam kotak P3K.
Siapa tahu di tengah perjalanan nanti Anda memerlukan obat sebagai pertolongan pertama.
6. Persiapan membawa makanan untuk berbuka
Menjadi musafir yang bepergian saat berpuasa, kemungkinan besar kamu harus berbuka di perjalanan.
Tidak perlu menyiapkan makanan yang rumit.
Makanan sederhana untuk sekadar membatalkan puasa pun sudah cukup, misalnya air mineral dan roti gandum.
7. Perhatikan barang bawaan
Biasanya kita sedikit lemas saat sedang berpuasa. Akibatnya daya konsentrasi pun berkurang.
Tak jarang barang bawaan atau dompet bisa tertinggal.
Untuk itu, usahakan sebisa mungkin untuk selalu waspada.
Fokuskan pikiran untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tak diinginkan.
8. Rehat sejenak ketika lelah
Kecelakaan lalu lintas banyak terjadi selama perjalanan jauh adalah karena pengemudinya mengantuk dan kelelahan.
Itu sebabnya, jangan paksakan untuk terus memacu kendaraan jika memang kondisi badan kamu sudah lelah.
Carilah tempat istirahat sejenak untuk melemaskan otot-otot yang kaku karena terlalu lama duduk.