0

Suka Konsumsi Kurma saat Buka Puasa? Berikut Manfaat dan Efek Sampingnya

Penulis: dillamichiko
Suka Konsumsi Kurma saat Buka Puasa? Berikut Manfaat dan Efek Sampingnya

TRIBUNJUALBELI.COM - Kurma adalah buah yang berasal dari Timur Tengah.

Buah yang satu ini biasanya banyak dicari orang saat mendekati bulan ramadan.

Buah ini kerap kali menjadi santapan saat sahur dan berbuka puasa.

Kurma memiliki banyak manfaat kesehatan, sehingga baik dikonsumsi setiap hari.

Namun, jika mengkonsumsinya berlebihan ada efek sampingnya.

Rasanya yang manis dan lezat, membuat kurma disukai banyak orang mulai dari anak kecil hingga orang dewasa.

Nah, tahukah kamu apa saja manfaat buah kurma untuk buka puasa?

Dilansir dari hellosehat.com, ada beberapa manfaatnya.

1. Sumber serat

Sistem pencernaan kita membutuhkan serat untuk berfungsi secara normal.


Serat dapat melindungi kita dari konstipasi dan menurunkan kadar kolesterol dalam darah terutama LDL atau yang dikenal dengan kolesterol jahat.

Serat juga dapat berikatan dengan substansi yang mengandung senyawa penyebab kanker.

Orang dewasa disarankan untuk mengonsumsi serat antara 30-37 gram per harinya.

Kurma dapat menjadi alternatif sumber serat.

Lima ons (100 gram) buah khas Timur Tengah ini mengandung 11,8 gram serat, yang hampir mencukupi setengah dari kebutuhan serat harian kamu.

2. Sumber mineral

Satu cup buah kurma (kira-kira 150 gram) mengandung 964 mg potasium dan 63 mg magnesium.

Kandungan potasium dalam kurma lebih banyak jika dibandingkan dengan sebuah pisang berukuran sedang yang hanya mengandung sekitar 420 mg potasium.

Lalu apakah mengkonsumsi kurma setiap buka puasa memiliki efek samping? simak yuk

Kurma juga mempunyai efek samping yang kurang baik jika dikonsumsi setiap hari.


1. Tinggi gula

Jangan terlalu banyak makan kurma terlalu banyak saat buka puasa.

Dalam 100 gram kurma terkandung gula sebanyak 66 gram.

Ini melebihi batas konsumsi gula yang dianjurkan yaitu 4 sendok makan per hari atau setara dengan 50 gram.

Konsumsi gula yang terlalu tinggi tentunya dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, salah satunya adalah kegemukan.

Gula yang berlebih akan disimpan dalam bentuk lemak pada tubuh sehingga meningkatkan risiko penyakit degeneratif seperti misalnya diabetes, jantung, dan stroke.

2. Tinggi karbohidrat

Jika mengonsumsi kurma berlebihan maka bukan tidak mungkin kamu tidak sadar asupan karbohidrat sudah melebihi kebutuhan.

Hal ini tentu bisa menyebabkan kegemukan dan penyakit lainnya.

Pasalnya, 5 ons (100 gram) kurma memiliki kandungan karbohidrat sebanyak 110 gram.

Sementara kebutuhan karbohidrat kamu hanya berkisar antara 300-400 gram per harinya.

Dengan makan 100 gram kurma sudah memenuhi sekitar 30% kebutuhan karbohidrat dalam sehari. (*)