0

Bahaya! Jangan Mewarnai Rambut Saat Menstruasi, Ini Yang Akan Terjadi

Penulis: Lilyana Siradj
Bahaya! Jangan Mewarnai Rambut Saat Menstruasi, Ini Yang Akan Terjadi

TRIBUNJUALBELI.COM - Tren mewarnai rambut sudah dilakukan banyak orang dengan tujuan merubah penampilan agar terlihat tebih fresh.

Namun, ternyata tak banyak yang tahu jika mewarnai rambut saat sedang menstruasi tidak dianjurkan karena menimbulkan dampak tertentu.

Dampak yang ditimbulkan dari mewarnai rambut saat menstruasi adalah kulit kepala kita ternyata akan terasa lebih sakit dengan sensasi seperti terbakar.

Kok bisa, ya? Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Jadi, kulit kepala kita akan merasakan rasa sakit yang lebih lagi kalau kita melakukan pewarnaan rambut saat PMS, atau tepat sehari sebelum menstruasi dimulai dibanding pada masa-masa normal.

Hal ini bisa terjadi karena sensitivitas nyeri kita berubah seiring siklus hormon pada tubuh kita.

Sama seperti mengalami kram, PMS jadi masa-masa kita lebih peka terhadap rasa sakit.

Dilansir dari Metro.co.uk, Sophia Hilton, pendiri Not Another Salon mengatakan:

"Aku selalu mengatakan pada klienku tentang periode ini karena ambang rasa sakit itu bisa membuat klien kesakitan."

Selain para expert, ilmu pengetahuan juga mendukung gagasan bahwa rasa gatal-gatal yang kita rasakan akan lebih menjengkelkan di kulit kepala pada waktu-waktu pms (pra menstruasi).


 

Selama PMS, semuanya akan menjadi lebih sensitif.

Mewarnai rambut

Dr Alex Eskander, Konsultan Ginekolog di The Gynae Centre, mengatakan

"Saya memiliki pasien yang melaporkan sensitivitas terhadap rasa sakit sebelum menstruasi."

Hal ini dapat terjadi karena akumulasi darah di dalam rahim yang mengakibatkan kontraksi rahim yang mebuka serviks dan mengakibatkan menstruasi pada 2-3 hari kemudian.

“Kontraksi ringan ini menyebabkan kram sebelum dan selama periode tersebut, membuat rahim sensitif terhadap sentuhan."

Beberapa wanita mungkin merasakan sakit atau sensitivitas selama hubungan intim karena hal ini.

Selain itu, penelitian dari University of Michigan (2003) telah menyarankan bahwa perubahan kadar estrogen wanita, seperti yang terjadi selama siklus menstruasi dan kehamilan, dapat mempengaruhi sensitivitas nyeri.

Studi ini menunjukkan bahwa kadar estrogen yang tinggi bisa menyebabkan sistem penghilang rasa sakit alami otak untuk merespons dengan melepaskan endorfin yang menekan sinyal rasa sakit ke otak.

Ketika estrogen rendah, maka efektivitas mengendalikan sensitivitas akan menurun.

Tapi, ternyata enggak semua orang merespons siklus menstruasi mereka dengan cara yang sama.


 

Beberapa cewek memang menjadi lebih sensitif selama menstruasi, tapi ada juga sebagian lain yang menunjukkan gejala sebaliknya.

Jadi, sebaiknya kita menghindari untuk mewarnai rambut sesaat sebelum atau pada saat menstruasi kalau enggak mau merasakan sensasi terbakar di kulit kepala ya, girls! (Muflika Nur Fuaddah/Intisari Online) (*)

Artikel ini telah tayang di Cewekbanget.Grid dengan judul Jangan Mewarnai Rambut Saat Menstruasi Kalau Enggak Mau Merasakan Bahaya Ini!