TRIBUNJUALBELI.COM - Apakah kamu pernah mengalami leher bengkak?
Jika iya, jangan pernah meremehkannya.
Ada berbagai macam penyebab yang dapat membuat leher bengkak.
Pasalnya leher bengkak bisa jadi tanda masalah kesehatan tertentu.
Mulai dari masalah kesehatan ringan hingga serius.
Dilansir dari hellosehat.com, sering kali pembengkakan pada leher disalahartikan sebagai penyakit yang mematikan.
Namun, tidak semua penyebab dari bengkak di leher adalah kondisi yang berbahaya.
Meski begitu, kamu harus tetap berhati-hati jika ada pembengkakan pada leher.
Biasanya, leher bengkak disebabkan oleh kondisi-kondisi berikut:
1. Penyakit gondok
Jika timbul benjolan di bagian leher, biasanya banyak yang menyebutnya sebagai penyakit gondok.
Sebenarnya, kondisi ini disebabkan oleh timbulnya benjolan pada kelenjar tiroid.
Nah, tapi nyatanya penyakit gondok ini sendiri bisa disebabkan oleh berbagai macam masalah kesehatan lain, misalnya saja hipotiroid, eutiroid, maupun hipertiroid.
2. Kanker Tiroid
Kanker tiroid adalah salah satu penyebab bengkak di leher yang mungkin terjadi.
Kanker ini muncul saat sel yang normal pada kelenjar tiroid berubah menjadi tidak normal dan mulai tumbuh di luar kendali.
Orang yang berisiko terkena kanker tiroid adalah orang yang memiliki keluarga dengan riwayat kanker tiroid.
Memiliki riwayat kanker payudara, atau yang memiliki riwayat alergi terhadap paparan radiasi.
3. Infeksi mononukleus
Leher bengkak dapat disebabkan oleh infeksi mononukleus. Infeksi ini disebabkan oleh virus Epstein-barr (EBV).
Virus ini ditularkan melalui air liur atau cairan dari dalam tubuh orang yang mengidap infeksi ini.
Virus ini juga bisa berpindah melalui kontak seksual dan transplantasi organ.
Kamu juga bisa terjangkit virus ini dari batuk atau bersin, dari ciuman, dan dari berbagi makanan dan minuman dengan orang yang sudah terinfeksi terlebih dahulu.
4. Kelenjar getah bening bengkak
Leher bengkak yang disebabkan pembengkakan kelenjar ini biasanya tidak terasa.
Kelenjar getah bening dianggap bengkak jika ukurannya lebih besar hingga 1-2 sentimeter dari ukuran aslinya. (*)