0

Siapa Sangka Makanan dan Minuman Sehat Ini Ternyata Tingkatkan Resiko Kegemukan!

Penulis: Lilyana Siradj
Siapa Sangka Makanan dan Minuman Sehat Ini Ternyata Tingkatkan Resiko Kegemukan!

TRIBUNJULBELI.COM - Banyak orang sering melewatkan sarapan, padahal sarapan penting dalam hal mencukupi nutrisi harian seseorang.

Menu sarapan biasanya dianjurkan makan makanan sehat yang katanya baik untuk memulai hari.

Namun rupanya banyak yang tidak sadar jika beberapa makanan sehat itu justru membuat tubuh gemuk.

Padahal makanan dan minuman itu bisa saja sering kita konsumsi setiap hari.

Bisa saja makanan dan minuman itu justru memiliki kadar gula yang tinggi dan meningkatkan risiko kegemukan.

Melansir dari Cosmopolitan, ini beberapa makanan dan sehat yang meningkatkan risiko kegemukan.

1. Smoothies

Buah-buahan memang baik untuk kesehatan, dengan kandungan nutrisi tinggi tentu tubuh butuh asupan buah.

Salah satu cara popular untuk konsumsi buah ialah dengan menghaluskannya tanpa air, atau biasa kita kenal sebagai smoothie.

Namun sebagai sarapan, smoothie buah kurang cocok untuk dikonsumsi.


 

Walau terdiri dari aneka buah, smoothie bukan sarapan yang mengenyangkan dan seimbang untuk tubuh.

Hanya serat sebagai sarapan tak akan memenuhi kebutuhan tubuh, misalnya akan protein.

Padahal protein penting untuk dikonsumsi saat sarapan agar menjaga kita kenyang lebih lama dan meningkatkan energi.

2. Jus segar

Apa pun proses pembuatannya, jus merupakan bentuk konsentrat dari gula.

Ya, biarpun jus dibuat dengan cara diperas saat itu juga, atau dengan cold pressed yang digadang-gadang cara sehat, jus tetaplah memiliki kandungan gula yang tinggi.

Biasanya segelas jus memiliki kandungan setara dengan 6 sendok teh gula.

Ternyata 6 sendok teh merupakan jumlah gula yang direkomendasikan dikonsumsi tubuh dalam sehari.

Jika kalian meminum jus sebagai sarapan, kalian pun akan kehilangan serat-serat baik dari buah.

Padahal serat itulah yang membantu tubuh untuk menyerap gula lebih lambat agar kandungan gula dalam darah tak melonjak.


 

Serat juga penting, untuk membuat kita kenyang lebih lama dan tak tergoda mengonsumsi kalori berlebih.

Dengan melewatkan serat pada buah, justru membuat kita lebih tinggi risiko makan berlebihan usai sarapan.

3. Sereal batangan

Sekarang mudah menemukan makanan instan yang diberi label sebagai makanan sehat untuk sarapan.

Salah satunya ialah sereal batangan.

Sereal batangan diklaim memiliki kandungan baik untuk kesehatan, tetapi jika diperhatikan komposisinya, sereal batangan tak jauh berbeda dengan cokelat atau biskuit.

Biasanya kandungan gula pada sereal batangan ini cukup tinggi, dan berarti kurang sehat untuk dijadikan sarapan.

4. Granola

Granola termasuk makanan yang sedang menjadi trend karena dianggap sehat.

Walau terbuat dari bahan-bahan sehat seperti oat, madu, buah kering, dan kacang-kacangan, granola ternyata bukan pilihan sarapan yang tepat lo.


 

Jangan terburu-buru tergoda dengan iming-iming granola tanpa gula tambahan, alami, atau terdiri dari aneka biji-bijian.

Granola tetap tinggi kandungan gulanya, sebab ada buah-buahan kering yang memiliki gula tinggi.

5. Yogurt rendah lemak

Label yang mengatakan yogurt memiliki kandungan lemak yang rendah tak sesehat bayangan.

Sebab mengurangi lemak pada yogurt biasanya dilakukan dengan menambahkan gula atau pemanis lainnya.

Padahal kandungan lemak pada yogurt sebenarnya memiliki manfaat untuk menjaga perut kenyang lebih lama.

Maka yogurt rendah lemak justru dapat membuat kita lebih cepat lapar karena kandungan pemanis tambahan.

Lebih baik memilih yogurt tanpa pengurangan lemak, dan jauhi yogurt dengan rasa buah-buahan.

Rasa buah-buahan pada yogurt berarti menambahkan perisa kimia tambahan.

Menarik bukan? Mulai besok pertimbangkan apa yang ingin dijadikan sarapan ya! (*)

Artikel ini telah tayang di Nakita.Grid dengan judul Jarang Diketahui! Ternyata Makanan dan Minuman yang Sehat Ini Tingkatkan Risiko Kegemukan!