0

Waspada! Fitur WhatsApp 'Voice Call' Bisa Disusupi Program Pencuri Data

Penulis: Lilyana Siradj
Waspada! Fitur WhatsApp 'Voice Call' Bisa Disusupi Program Pencuri Data

TRIBUNJUALBELI.COM - Aplikasi chat paling populer yaitu WhatsApp dikabarkan memiliki celah keamanan yang dapat disusupi program berbahaya.

Celah keamanan ini terjadi lewat panggilan suara atau biasa disebut fitur voice call. Seseorang yang berniat jahat ingin mencuri data dari ponsel pengguna WhatsApp bisa menyisipkan program mata-mata alias spyware.

Bahkan, jika aplikasi WhatsApp seseorang sudah ditarget spyware ini, maka program tersebut tetap bakal menyelinap dan terpasang di ponsel meski panggilan suara (voice call) tadi tidak dijawab oleh korban.

Pihak WhatsApp yang sudah mengetahui masalah ini pada akhir pekan lalu pun menyatakan segera lakukan perbaikan.

Pada Senin kemarin, WhatsApp sudah merilis patch untuk menambal celah keamanan dimaksud.

Perusahaan jejaring sosial itu meminta para penggunanya agar segera memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru.

"Untuk mencegah eksploitasi yang ditargetkan dan dirancang untuk membahayakan informasi yang tersimpan di ponsel," jelas WhatsApp dalam pernyataannya.

Setidaknya sebuah spyware sudah ditemukan memanfaatkan kelemahan di WhatsApp untuk mencuri data di ponsel korban.

Program mata-mata yang memanfaatkan kelemahan sekuriti WhatsApp ini diduga merupakan bikinan NSO Group, sebuah perusahaan asal Israel yang memang dikenal sebagai pembuat spyware untuk klien dari kalangan pemerintahan (nation-state).

Jejak digital NSO Group ditemukan dalam spyware saat diteliti oleh para engineer WhatsApp.


Mereka menyimpulkan bahwa program mata-mata itu mirip dengan tool pengintip lainnya dari NSO Group.

Pihak NSO Group sendiri telah merespon dengan mengatakan bahwa teknologi mata-mata buatannya dimaksudkan sebagai alat pihak pemerintah untuk memerangi terorisme dan kejahatan.

NSO Group juga menegaskan tidak pernah memakai teknologinya sendiri untuk menarget individual ataupun organisasi, sebagaimana dirangkum KompasTekno dari Cnet, Selasa (14/5/2019).

"Kami menyelidiki tudingan apapun yang kredibel soal penyalahgunaan teknologi kami dan akan mengambil tindakan jika diperlukan, termasuk memastikan sistem," sebut NSO Group dalam sebuah penyataan.

Sebelumnya, spyware pengincar kelemahan voice call WhatsApp sempat ditemukan di ponsel seorang pengacara asal London, sekelompok jurnalis dan aktivis dari Meksiko, serta seorang warga negara Qatar. Belum diketahui apakah ada target lain. (*)

Artikel ini telah tayang di Tekno.Kompas dengan judul Awas, "Voice Call" WhatsApp Bisa Disusupi Program Pencuri Data