TRIBUNJUALBELI.COM - Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel kulit mati pada permukaan wajah.
Hal ini memiliki fungsi untuk menjaga kebersihan kulit wajah agar wajah tidak terlihat kusam.
Nah, agar kulit mati tidak menumpuk, maka diperlukan eksfoliasi tambahan, mulai dari facial, mikrodermabrasi, ataupun chemical peeling.
Lalu, seberapa penting eksfoliasi kulit dilakukan dan bagaimana cara melakukannya? Simak ulasannya di sini.
Dilansir dari hellosehat.com, eksfoliasi kulit bisa dilakukan dengan dua cara yaitu secara mekanik dan kimiawi.
Keduanya sama-sama aman dilakukan jika digunakan sesuai dengan kebutuhan dan jenis kulit masing-masing.
1. Eksfoliasi mekanik
Eksfoliasi mekanik adalah tindakan yang biasanya dilakukan dengan menggunakan scrub, serat microfiber, sikat halus, kristal gula atau garam, dan sponge.
Eksfoliasi mekanik juga bisa dilakukan oleh dokter dengan tindakan dermalplaning atau mikrodermabrasi.
2. Eksfoliasi kimiawi
Eksfoliasi kimiawi mengandalkan bahan-bahan yang bersifat asam seperti alpha hidroxy acid (AHA), beta hidroxy acid (BHA), lactic acid, citrus acid, dan lain-lain.
Eksfoliasi kimia dapat menimbulkan pengelupasan ringan hingga sedang, tergantung dengan konsentrasi zat yang digunakan.
Lalu, bagaimana cara melakukan eksfoliasi kulit yang aman dan benar?
Hal pertama yang paling penting sebelum melakukan eksfoliasi adalah mengenali dulu jenis kulit yang Anda miliki.
Beda jenis kulit akan berbeda juga cara eksfoliasinya.
Hati-hati bagi yang punya kulit sensitif, sebaiknya tidak menggunakan eksfoliasi mekanik yang terlalu kuat atau kasar karena bisa menimbulkan iritasi.
Sementara bagi yang memiliki kulit normal, gunakan scrub atau eksfoliator kimia secara berkala, dua kali dalam seminggu.
Untuk kulit berminyak, jangan over-exfoliate karena akan membuat produksi minyak semakin banyak.
Sedangkan, jika memiliki kulit yang kering, pilihlah bahan eksfoliasi yang ringan dan jangan lupa selalu pakai pelembab setelahnya.
(*)