0

HIV Bisa Menular Lewat Makanan, Mitos atau Fakta? Simak Yuk Ulasannya!

Penulis: dillamichiko
HIV Bisa Menular Lewat Makanan, Mitos atau Fakta? Simak Yuk Ulasannya!

TRIBUNJUALBELI - HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan menyebabkan AIDS.

Inveksi virus ini ditularkan melalui paparan cairan tubuh dari orang yang terinfeksi terhadap orang yang sehat.

Tubuh kamu mempunyai beragam jenis cairan tubuh, air lir salah satunya.

Lantas bisakan HIV menular lewat makanan? Apakah ini mitos atau fakta?

Sebelumnya kamu harus memahami terlebih dahulu bagaimana penularan HIV.

Dilansir dari hellosehat.com, HIV memang banyak terdapat pada cairan tubuh, tetapi tidak semua jenis cairan tubuh dapat menjadi perantara penularan virus ini.

Penularannya hanya akan terjadi jika kamu terpapar darah, cairan semen, cairan vagina, atau cairan rektum penderita.

Penularan HIV paling sering terjadi melalui hubungan seksual tanpa menggunakan kondom.

Orang yang melakukan seks anal bahkan lebih berisiko tertular HIV karena membran mukosa pada anus rentan mengalami luka.

Melalui luka tersebut, virus dapat berpindah dari cairan organ intim dan memasuki tubuh orang yang sehat.


Selain melalui luka, HIV dapat menular melalui suntikan secara langsung ke dalam aliran darah atau dari jarum dan benda tajam yang terkontaminasi.

Ibu yang positif terkena HIV bisa menularkan virus kepada anaknya saat hamil, persalinan, bahkan menyusui.

Namun, tidak semua bayi dari ibu yang positif HIV akan mengalami kondisi serupa.

Risiko penularan akan menurun apabila ibu menjalani pengobatan HIV secara rutin.

CDC pernah melaporkan kasus penularan HIV dari makanan yang telah dikunyah penderita terhadap anak balita yang sehat.

Akan tetapi, kasus ini terjadi karena makanan telah bercampur dengan darah yang berasal dari mulut penderita.


Risikonya pun begitu kecil sehingga tidak bisa dipertimbangkan sebagai cara penularan HIV.

HIV tidak menular lewat makanan, berciuman, berpelukan, atau bahkan penggunaan toilet bersama dengan penderita.

Untuk mencegah penularan virus ini, cara terbaik yang dapat Anda lakukan adalah dengan menghindari perilaku berisiko seperti berganti pasangan dan menggunakan narkoba suntik.

(*)