TRIBUNJUALBELI.COM - Kita pasti sering memasak sehingga spon cuci piring kita selalu bekerja.
Jika kita memasak makanan yang berminyak mau tak mau spon cuci piring kita akan kotor.
Kemudian, apakah Moms pernah tersadar sebenarnya seberapa sering sih harus mengganti spon cuci piring?
Melansir dari Mind Body Green, spon cuci piring mengandung bakteri berbahaya.
Sebuah penelitian dilakukan untuk meneliti 14 spon cuci piring di Jerman dan ditemukan, terdapat total 362 jenis bakteri.
Rata-rata spon cuci piring yang diteliti memiliki 45 miliar bakteri per sentimeter persegi, yang melampaui jumlah yang akan Moms temukan di kursi toilet.
Maka penelitian tersebut menetapkan spon cuci piring menjadi zona berbahaya karena benda ini salah satu penyumbang bakteri aktif terbesar di rumah.
Lebih memprihatinkan adalah fakta bahwa beberapa bakteri ini memiliki potensi patogen yang berarti dapat membuat kita sakit.
"Patogen bawaan makanan yang dimasukkan ke dapur dari produk yang terkontaminasi," jelas Rhea Mehta, Ph.D., seorang ahli toksikologi molekuler dan pelatih kesehatan integratif, menjelaskan.
Mehta menambahkan bahwa beberapa bakteri ada yang jinak tapi ada juga yang membuat kita terkena masalah lambung.
"Meskipun paparan patogen bawaan makanan ini di rumah jarang terjadi, mereka yang memiliki sistem kekebalan yang lebih lemah selalu berisiko lebih besar," katanya.
Hal yang dapat Moms lakukan
Mehta mengatakan mencuci spon cuci piring serutin mungkin adalah kuncinya.
"Cara paling efektif untuk membersihkan spon cuci piring dan menonaktifkan bakteri, ragi, dan jamur adalah dengan membasahi dan menempatkannya dalam microwave selama sekitar 1 menit setiap hari," katanya.
Jika Moms tidak memiliki microwave dan spon cuci piring Moms memiliki serat logam gunakan mesin pencuci piring.
Satu putaran dalam microwave telah terbukti membunuh 99,99999 persen bakteri yang ada pada spon, sementara pencuci piring membunuh 99,9998 persen bakteri.
Mehta menambahkan bahwa ada satu pilihan yang lebih efektif yaitu merendam spon cuci piring dalam perasan lemon dan air deionisasi atau merendamnya semalaman dalam cuka putih, lalu dikeringkan.
Selain Moms harus membersihkannya secara teratur, menjaga spon cuci piring dari sarang bakteri seperti daging mentah juga akan membantunya bertahan lebih lama.
Menurut Mehta, spon cuci piring yang terawat dapat bertahan hingga satu bulan.
Namun, jika spon cuci piring mulai berbau yang terbaik adalah membuangnya.
Bagaimana Moms apakah spon cuci piring milik Moms sudah berbau?
(*)
Artikel ini telah tayang di GRID.ID dengan judul Jarang Ganti Spon Cuci Piring? Hati-Hati Bisa Sebabkan Sakit Lambung