TRIBUNJUALBELI.COM - Ketika kita melakukan pengisian BBM di SPBU, sebenarnya itu detik-detik paling kritis dan bahaya.
Karena disana kapan pun bisa terjadi kebakaran.
Disana terdapat uap bensin yang rawan tersambar api, panas atau frekuensi gelombang radio.
Namun jika diamati dari kejadian kebakaran di SPBU, ada hal yang paling bahaya.
Yaitu ketika ada truk tangki BBM sedang melakukan pemindahan bahan bakar.
Ketika itu uap bensin keluar dari tangki yang tertanam di tanah dan dari slang tangki.
Seperti kejadian 2 tahun lalu kebakaran SPBU di Salatiga, Jawa Tengah.
Truk tangki bensin sedang memindahkan BBM ke dalam tangki SPBU.
Uap bensin dari tangki menyebar ke sekitar kolong mobil pengangkut BBM itu.
Begitu ada percikan api dari knalpot racing, langsung menyambar uap bensin tersebut.
Terjadilah kebakaran.
Akibat kejadian itu, motor knalpot racing dilarang isi BBM di SPBU Pertamina.
"Berdasaran pengalaman selama ini kalau knalpot tidak standar, waktu distarter, muncul bunga api yang sangat membahayakan bagi keselamatan,” ucap Afandi yang ketika iu menjabat Vice President Fuel Marketing Pertamina, Rabu (17/5/2017) lalu.
Saran Afandi buat konsumen dengan motor berknalpot modifikasi yang ingin mengisi bahan bakar, mematikan mesin di luar SPBU.
Setelah mengisi bahan bakar, menyalakan mesin di luar SPBU.
Adanya truk BBM di SPBU juga berbahaya bagi mesin.
Sebab proses pengisian BBM dari truk, bikin BBM di tangki tanam SPBU seperti diaduk.
Kotoran yang mengendap di bawah akan naik dan ikut terisap masuk ke dalam tangki motor atau mobil.
Kotoran ini jika sudah banyak akan menyumbat filter BBM dan bikin motor mogok atau mbrebet.
Berita ini telah tayang di Motorplus.gridoto.com dengan judul Ini Saat-saat Paling Bahaya Ketika Kita Berada di SPBU Atau Pom Bensin