TRIBUNJUALBELI.COM - Musim hujan segera tiba, beberapa wilayah di Indonesia mulai diguyur hujan dengan intensitas tinggi.
Saat musim hujan, hal yang paling ditakutkan terjadi di rumah adalah kebocoran.
Rumah yang bocor merupakan masalah yang cukup merepotkan.
Oleh karena itu, penanganan dini agar rumah terhindar dari kebocoran, sangat diperlukan.
Berikut empat cara yang bisa diikuti untuk mencegah kebocoran di rumah saat menghadapi musim hujan.
1. Kemiringan atap
Persiapkan atap untuk menghadapi musim hujan.
Pada saat membangun rumah, kondisi atap sebaiknya dirancang dengan kemiringan 30 - 40 derajat.
Kemiringan yang tepat merupakan salah satu cara menghindarkan air menggenang dan kebocoran.
Kurangi sambungan atap karena sambungan ini memiliki potensi besar terjadinya bocor.
2. Perhatikan Bubungan Atap
Pemasangan genteng yang tidak rapi membuat atap memiliki rongga yang mengundang datangnya air di mus
Jika terdapat retak pada bubungan, berikan kawat kasa dan lapisi dengan cat anti-air (waterproof).
Jika retaknya besar, sebaiknya IDEA Lovers membobolnya terlebih dahulu, baru memplester kembali bagian tersebut.
Selain memperhatikan bagian yang retak, jangan lupa juga untuk menjaga agar plafon tidak lembab.
Plafon yang lembab dapat menjadi lapuk dan roboh.
Selain itu, kayu yang terpapar air karena bocoran air hujan juga menjadi tempat paling disukai rayap.
Khusus untuk atap asbes, jangan lupa melapisi paku baut dengan karet dan dipelingkut di area pakunya.
Dengan begitu, air tidak rembes melalui celah lubang paku.
3. Perhatikan Sistem Penyaluran Air
Talang air menjadi salah satu bagian rumah yang rawan bocor
Dinding dapat menjadi "korban" rembesan air.
Untuk menghindarinya, sistem penyaluran air hujan (talang air) harus sudah terpasang dengan baik terlebih dahulu.
Setelah pemasangan talang sempurna, dinding luar sebaiknya diberikan weathershield untuk menghindari jamur.
Jika jamur "terlanjur" hadir, segera kerok dan cat kembali dengan cat khusus anti-air.
Khusus untuk dinding batu alam, berikan vernis antijamur setiap enam bulan sekali.
4. Perhatikan Aliran Listrik
Fungsi MCB adalah memutuskan (arus listrik) saat jaringan listrik kelebihan beban.
Selain menghadapi kebocoran dan rembesan, ada bahaya lain yang mengincar ketika musim hujan tiba, bahaya tersebut adalah sengatan listrik.
Perhatikan lampu-lampu di luar ruangan, kabel listrik, serta pembungkusnya.
Kabel listrik yang terbuka dan tergenang air dapat menyetrum siapapun yang kontak langsung dengan air.
(*)
Artikel ini telah tayang di GRID.ID dengan judul Musim Hujan Belum Berakhir, 4 Cara Ini Bisa Cegah Rumah Bocor