TRIBUNJUALBELI.COM - Menjadi seorang artis atau public figure, setiap penampilan pasti selalu menjadi sorotan, termasuk penampilan gigi.
Tak hanya itu, artis termasuk artis Indonesia juga dituntut untuk tampil menarik agar selalu memikat penggemarnya, salah satunya dengan melakukan veneer gigi.
Beberapa waktu yang lalu, perawatan gigi metode veneer gigi memang banyak digandrungi oleh berbagai kalangan artis.
Karena dengan melakukan veneer gigi, maka tampilan gigi akan terlihat lebih putih dan bersih, serta tampil imut dengan gigi kelinci.
Aurel Hermansyah, Tyas Mirasih, Nikita Willy, Cita Citata hingga Olla Ramlan pun memilih melakukan venner gigi untuk mempercantik penampilan.
Veneer gigi memang merupakan salah satu jenis perawatan gigi.
Tren memutihkan gigi dengan veneer ini memang banyak dilakukan oleh para pesohor.
Veneer gigi meledak sejak beberapa tahun terakhir ini dan sekarang masih banyak penyukanya.
Dulu, teknologi veneer ini hanya bisa dilakukan di luar negeri seperti Amerika Serikat.
Namun sekarang di Indonesia juga sudah bisa.
Seiring dengan berkembangnya teknologi dan tenaga dokter ahli yang memiliki laboratorium khusus perawatan gigi, memungkinkan sekali veneer bisa dilakukan di Indonesia.
Kebanyakan penyuka veneer ini memang dari kalangan selebriti.
Tujuannya tak lain adalah untuk menunjang penampilan mereka sebagai penghibur yang menuntut harus selalu tampil cantik dan ganteng.
Tarifnya pun beragam dan biasanya mahal.
Satu gigi bisa mencapai jutaan rupiah.
Kalau ingin hasil yang lebih bagus lagi bisa memilih yang bertarif Rp 9 juta atau Rp 10 juta per gigi.
Tak dipungkiri jika veneer ini pasti ada sisi positif dan negatifnya.
Secara estetika memang bagus, namun bagaimanakah tinjauannya secara medis?
Dokter gigi di Banjarmasin, drg Rosihan Anwar, mengatakan memutihkan gigi berarti membuat gigi tampak putih.
Padahal, pada dasarnya warna email gigi adalah putih kuning.
Memutihkannya bisa dengan metode veneer.
Veneer sama dengan bleeching atau membersihkan gigi menggunakan asam Efsa.
Penggunaan Efsa harus diawasi karena lama kelamaan bisa membuat gigi berlubang dan ngilu.
Untuk veneer biasanya memakai asam untuk merekatkan lapisannya ke gigi.
“Penggunaan asam sebenarnya tidak boleh kalau terlalu sering karena bisa menyebabkan iritasi gusi,
jaringannya mati dan pucat, sakit, posisi gusi turun, lalu akar gigi terbuka yang bisa menyebabkan linu.
Kalau memakai veneer harus rutin memeriksakan gigi ke dokter,” kata Rosihan Anwar yang dilansir dari Tribunnews.com.
Gimana tertarik melakukan veneer gigi?
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)