TRIBUNJUALBELI.COM - Saat ini, penggunaan karpet kehadirannya tidak lagi sekadar sebagai penutup lantai.
Karpet juga dapat memberikan warna tersendiri bagi ruangan.
Dengan pilihan motif dan warna yang mencolok, karpet bisa digunakan sebagai aksen.
Agar kehadiran karpet bisa memberi efek seperti yang diinginkan, maka memilih dan menata karpet tidak boleh asal-asalan.
Jika pemilihannya tidak tepat, kehadirannya justru berdampak negatif pada ruangan.
Karenanya, agar kehadirannya bisa membuat ruangan tampil menarik dan mampu menghangatkan suasana, pemilihan dan penataannya harus pas.
Pasalnya, karpet yang beredar saat ini memiliki banyak variasi, mulai dari jenis bahan, panjang benang, ukuran, warna, dan motif.
Maka itu, kamu wajib mengetahui beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih karpet.
Inilah hal-hal tersebut.
1.Tema Ruangan
Jenis karpet sebaiknya disesuaikan dengan tema atau konsep ruangan yang akan diciptakan.
Jika memilih tema klasik, karpet Persia dan sejenisnya akan menjadi pilihan yang tepat.
Padu padan warna furnitur dengan karpet.
Akan tetapi jika ingin menampilkan kesan klasik modern, pilihlah karpet berpola dari Eropa yang tidak terdapat banyak detail.
Untuk tema ruangan modern bernuansa minimalis, kamu bisat memakai karpet dengan warna lembut dan bermotif, misalnya motif bergaris ataupun motif kotak-kotak.
Tema ruang berkaitan dengan pilihan bentuk, warna, dan motif karpet.
Misalnya, jika menginginkan penataan bergaya klasik, sebaiknya pilih karpet bertema klasik.
2. Furnitur Pengisi Ruang
Sebagai pengisi ruang, furnitur berpengaruh terhadap pemilihan ukuran dan warna karpet.
Misalnya, untuk ruang keluarga dengan sofa tiga dudukan, bisa menggunakan karpet berukuran 160cm x 230cm.
Untuk ukuran furnitur lebih kecil, pilih yang berukuran 120cm x 170cm.
Soal warna, pilih yang selaras dengan warna furnitur atau sengaja “ditabrakkan” untuk memberi kesan kontras.
Jadi, pilihan warna yang tepat tergantung dari konsep penataan ruang.
Untuk rumah bertema modern dengan nuansa putih misalnya, akan lebih cocok kita dipasangkan dengan karpet berwarna terang atau gelap.
Dengan demikian, satu kesatuan tema yang harmonis akan terbentuk.
Ruangan yang penuh dengan perabotan akan terasa kurang pas jika menggunakan karpet bermotif penuh warna dan gambar.
3. Ukuran ruang
Ukuran ruang berpengaruh terhadap ukuran karpet.
Perbandingan ukuran yang terlalu jauh, seperti ruang terlalu besar atau karpet terlalu kecil, atau sebaliknya dapat memberi kesan tak seimbang.
Jadi, kalau kamu memiliki ruang keluarga berukuran 4m x 5m misalnya, dapat menggunakan karpet dengan ukuran 160cm x 230cm.
Jika ukuran ruang lebih kecil, gunakan karpet ukuran 120cm x 170cm.
4. Fungsi Ruang
Fungsi ruang tak kalah penting sebagai hal yang harus diperhatikan dalam memilih jenis karpet.
Pertimbangkan, apakah karpet akan diletakkan di ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, atau kamar tidur.
Secara umum, untuk ruangan yang intensitas orang yang berlalu lalangnya rendah, seperti kamar tidur, kamu bisa menggunakan karpet berbahan lembut dan mewah.
Sedangkan ruangan lain yang traffic lalu lalangnya tinggi, misalnya ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan, pilihlah karpet yang mudah dibersihkan, seperti karpet berbahan polyprophylene.
Nah, buat yang tengah bingung memilih karpet, 4 tipsdi atas bisa menjadi pertimbangan agar kamu tak salah pilih. (*)
(Siti Nahdiatul Fata Murtaza)
Artikel ini telah tayang di iDEA.grid.id dengan judul Biar Enggak Salah Pilih, Perhatikan 4 Hal Ini saat Memilih Karpet