TRIBUNJUALBELI.COM - Di antara ketenaran motor-motor matic maupun motorsport di masa sekarang, jenis motor lain seperti motor bebek sport juga pernah berjaya pada masanya.
Motor bebek sport ini umumnya digunakan oleh para cowok yang mengidolakan tampilan sporty serta motor dengan tarikan yang kencang.
Namun nggak semua motor bebek sport juga laris di pasaran, bahkan beberapa di antaranya ada yang dianggap produk gagal. Dilansir dari berbagai sumber, ini dia 6 motor bebek sport yang dianggap produk gagal di Indonesia:
1. Honda CS1
Motor yang rilis tahun 2008 ini memang dianggap kurang diminati di pasaran Indonesia karena tampilan body yang kurang elegan.
Penjualan motor ini kalah jauh dibanding dengan penjualan motor-motor matic buatan Honda.
2. Yamaha Tiara S 120
Yamaha Tiara S 120 merupakan salah satu dari sejumlah motor Ayago (Ayam Jago) legendaris yang pernah ada di Indonesia.
Meski pada masanya kurang populer, motor ini dipercaya sebagai cikal bakal adanya motor Satria Fu yang populer.
3. Yamaha 125ZR
Yamaha 125ZR yang pertama muncul di Indonesia tahun 2000an memang cukup diminati untuk digunakan di lintasan balap saat itu.
Namun kepopuleran motor ini di arena balap nggak sama dengan yang ada di pasaran umum.
4. Suzuki RK Cool 110
Rilis di tahun 2002, Suzuki RK Cool 110 menandai kembalinya Suzuki dalam bursa motor bebek bersuspensi depan sport yang sering disebut "Ayam Jago" ini setelah absen sekitar 10 tahun.
Namun sayang, motor ini kalah populer dengan motor-motor lain di eranya.
5. Suzuki Arashi 125
Motor bebek sport buatan Suzuki ini pertama kali rilis di Indonesia pada Maret 2006. Motor ini bertahan selama 3 tahun sebelum akhirnya tutup produksi pada tahun 2009.
Hasil akhir penjualan Arashi yang nggak baik ini seolah-olah menunjukan selera konsumen Indonesia yang masih belum puas dengan produk yang mereka buat. (*)
(Ricky Nugraha)
Artikel ini sudah tayang di laman Hai.grid.id pada tanggal 20 Desember 2018 pukul 17:00 WIB, dengan judul "5 Motor Bebek Sport yang Bisa Dibilang Produk Gagal di Indonesia"