0

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Knalpot Racing Pada Motor

Penulis: Hanggara Hendrayana
Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Membuat Knalpot Racing Pada Motor

TRIBUNJUALBELI.COM - Bikin knalpot racing buat motor enggak bisa asal.

Sebab, bukan cuma berhubungan dengan suara, knalpot racingjuga berkaitan langsung dengan performa mesin.

Jika mau bikin knalpot racing catat beberapa hal penting ini.

Perhatikan Diameter Leher Knalpot

"Leher knalpot dengan diameter besar belum tentu bagus buat performa dan suara," ucap Puas Yulias Setiawan, Bos Wawan Racing Concept (WRC) kepada GridOto.com di Jalan Tole Iskandar, Depok, Jawa Barat.

Pembuatan leher knalpot racing menyesuiakan dengan kebutuhan.

"Makanya harus menyesuaikan dengan kondisi klep dan diameter seher," lanjut pria yang akrab disapa Wawan WRC.

Perhatikan panjang atau besarnya leher knalpot (Isal/GridOto.com)

"Misalnya kalau buat harian atau turing, diameter leher knalpot enggak usah gede-gede," sahutnya lagi.

Biasanya pria asal Purbalingga ini membuat diameter leher knalpot enggak lebih dari 5 mm dari diameter standar.

"Misalnya Honda Sonic 150R itu pakai diameter leher knalpot luar dari 26 sampai 28 mm mengikuti kondisi klep dan sehernya," jawab Wawan.


 

Perhatikan Panjang Leher Knalpot

Kemudian panjang atau pendeknya leher knalpot racing juga mempengaruhi karakteristik mesin motor.

"Kalau lehernya terlalu panjang berarti putaran mesin bagian atas juga panjang," sahut Wawan WRC.

"Kalau buat harian enggak terlalu enak, kecuali buat road race atau drag race di sirkuit yang panjang juga ya," jawabnya lagi.

Maklum karena kondisi jalanan Ibukota memang enggak cocok dengan nafas atas yang panjang.

Soalnya baru jalan sedikit saja sudah kena macet.

"Paling enak panjang leher knalpot standar saja, tapi lehernya saya buat lurus, biar pembuangannya makin lancar," sahutnya lagi.

Pilih Bahan Yang Bagus

Menurut Wawan WRC penggunaan bahan sebenarnya enggak mempengaruhi performa secara besar untuk penggunaan harian.

"Kalau buat harian saja sih enggak begitu terasa antara yang stainless steel dengan plat besi. Kecuali buat drag race atau road race ya," sahut Wawan.


 

Silencer mentah knalpot Mberrr WRC (Isal/GridOto.com)

"Pakai stainless steel saja juga cukup, perawatannya mudah, minim karat dan murah," pungkasnya.

Apalagi di musim penghujan saat ini, menurut Wawan WRCknalpot Stainless Steel bisa diandalkan.

Tetapi kalau buat balap bisa intip knalpot berbahan titanium.

Selain lebih cepat dalam melepas panas, bahan titanium sangat ringan yang babagus buat memangkas bobot motor. (*)

(Isal)

 

Artikel ini telah tayang di GridOto.com dengan judul Catat! Perhatikan Hal Ini Saat Bikin Knalpot Racing