0

Meski Pertamax Mahal, Jangan Mencoba untuk Campur dengan Premium atau Pertalite

Penulis: ANDKP
Meski Pertamax Mahal, Jangan Mencoba untuk Campur dengan Premium atau Pertalite

TRIBUNJUALBELI.COM - Tepat pada tanggal 10 Oktober 2018 pukul 11.00 kemarin siang.

Pemerintah menaikkan harga bbm non subsidi yaitu pertamax, pertamax turbo, dexlite dan solar non subsidi.

Kenaikan ini membuat para pengendara motor berpikir keras karena harga dari pertamax mencapai Rp 10.400 rupiah.

Bagi para pemilik kendaraan yang memiliki kompresi tinggi pasti membutuhkan pertamax sebagai bahan bakar utamanya.

Kenaikan harga pertamax ini sepertinya juga akan membuat beberapa pengendara untuk mencampur bahan bakar dengan bahan bakar pertalite atau premium.

Alasan utama adalah penghematan pengeluaran.

Tapi, tanpa pengetahuan memadai, pengoplosan bahan bakar ini ternyata memiliki efek buruk pada kendaraan,

Meski secara pengeluaran jadi lebih hemat, perilaku mencampur bahan bakar ini ternyata bisa menimbulkan efek negatif.

Apalagi jika pertamax 92 atau pertamax turbo dicampur dengan premium yang harganya murah.

Perilaku mencampur bahan bakar ini ternyata bisa menimbulkan efek negatif.


 

Misalnya saja yaitu kerak pada karburator, tangkibensin dan selang bensin.

Selain menimbulkan kerak pada ruang bakar, proses akibat mencampur bahan bakar ini juga berpengaruh langsung terhadap kinerja mesin.

Kerja mesin motor jadi tidak optimal, yang terjadi konsumsi bahan bakar pun semakin boros. (Andra Kusuma)