0

Heboh! Perusahaan Ini Akhirnya Harus Bayar Rp 10 Triliun kepada Blackberry, Kenapa Ya?

Penulis: Achadiyah Nurul
Heboh! Perusahaan Ini Akhirnya Harus Bayar Rp 10 Triliun kepada Blackberry, Kenapa Ya?

TRIBUNJUALBELI.COM - Perseteruan BlackBerry dan Qualcomm terkati pembayaran royalti menemukan titik terang.

Qualcomm harus membayar 814,9 juta dollar AS atau sekitar Rp10,8 triliun) kepada BlackBerry, setelah kalah dalam pengadilan arbitrase.

BlackBerry menggugat Qualcomm lantaran membayar royalti terlalu banyak selama periode 2010-2015, sehingga mereka pun menginginkan Qualcomm mengembalikan kelebihannya (refund).

Sebenarnya, BlackBerry dan Qualcomm sudah memulai diskusi jumlah nominal pembayaran royalti sejak April 2016.

John Chen (CEO BlackBerry) mengatakan BlackBerry akan tetap melanjutkan kerja sama dengan produsen chipset asal AS terutama kerjsama meliputi keamanan di industri otomotif dan IC (integrated circuit).

Nilai saham BlackBerry terdongkrak 18 persen per lembar setelah berita kemenangan tersebut dan membuat nilai saham Qualcomm turun sekitar 2 persen seperti dikutip Phone Arena.

Wow, Smartphone Blackberry Priv Ini Hanya Dibanderol Rp 2juta-an Lho!

Qualcomm berargumen, BlackBerry tidak bisa meminta kembali uang yang telah mereka bayarkan.

Qualcomm tidak setuju dengan keputusan itu tetapi Qualcomm tidak bisa mengajukan banding, mengingat gugatan BlackBerry ini berupa arbitrase.

Selain itu, Qualcomm juga harus membayar biaya pengacara dan bunga.

Selain BlackBerry, Apple juga mengajukan tuntutan kepada Qualcomm pada Januari 2017 karena Qualcomm menarik royalti atas teknologi yang tidak ada hubungan dengannya.

Apple menuntut perusahaan pembuat prosesor tersebut di 3 negara, yaitu Amerika Serikat, Tiongkok dan Inggris.

Selain Apple, Qualcomm juga harus berhadapan dengan Komisi Perdagangan Federal (FCC) AS yang menuduh mereka telah melakukan monopoli terkait perjanjian lisensi mereka.

(Adam Rizal/Infokomputer)