TRIBUNJUALBELI.COM - Adidas memproduksi sepatu Futurecraft 4D dengan menggunakan teknologi pencetakan 3D sekaligus menjadi proyek ambisius perusahaan.
Sepatu Futurecraft 4D memiliki sol tengah yang terbuat dari Continous Liquid Interface Production dengan memanfaatkan cahaya ultraviolet untuk membentuk polimer cair.
Pelanggan Adidas pun sudah bisa mengkustomisasi warna dan pola dari sepatu yang bisa dipesan secara online.
Untuk metode cetak 3D-nya, Adidas masih memiliki kapasitas produksi yang kecil, edisi terbatas, dan sol sepatunya dibuat cocok dengan berat badan konsumen.
Para pesaing Adidas, seperti Nike, Under Armour, dan New Balance, juga sudah bereksperimen dengan cetakan sepatu 3D tapi sejauh ini baru sebatas purwarupa khusus untuk atlet-atlet sponsor dan beberapa yang terbaru dengan harga tinggi.
Simak Nih Pilihan Sneakers Adidas yang Cocok Buat Gaya OOTD-mu!
Hal itu disebabkan sepatu-sepatu itu masih menggunakan teknologi cetak 3D tradisional yang lambat, mahal, dan kerap menciptakan produk inferior.
Adidas pun menggandeng sebuah startup Silicon Valley bernama Carbon untuk menangani masalah-masalah dalam produksi sepatu 3D.
Carbon mengatakan metode pencetakan 3D lebih cepat dan fleksibel jika dibandingkan dengan pencetakan konvensional.
Keuntungan lainnya, perusahaan bisa memangkas waktu pembuatan desain dan produksi.
Nah, gimana ya proses pembuatannya?
Carbon pun mengklaim metode itu juga membuat sepatu lebih tangguh dan fleksibel jika dibandingkan dengan proses penyuntikan plastik tradisional.
Saat ini Adidas hanya menjual sepatu Futurecraft sebanyak 5.000 pada tahun ini.
“Pencapaian ini tidak hanya penting bagi perusahaan, tapi juga industri. Kami telah menembus batas,” kata Gerd Manz Head of Technology Innovation Adidas ketika mengumumkan peluncuran sepatu ‘Futurecraft 4D’.
Satu hal yang menarik dari pembuatan sepatu dengan metode pencetakan 3D.
Manufaktur bisa memproduksi sepatu dalam jumlah yang terbatas dan bisa digunakan untuk membuat sepatu khusus dalam acara tertentu atau sepatu yang dibuat sesuai dengan keperluan seseorang.
Pada akhir tahun lalu, Adidas menjual beberapa pasang sepatu dengan sol yang dibuat dari teknologi 3D reguler.
(Adam Rizal/Infokomputer)