TRIBUNJUALBELI.COM - Perasaan lelah dan jengkel kerap dirasakan orangtua yang memiliki anak bertingkah nakal.
Namun, siapa sangka bahwa tingkah nakal tersebut ternyata adalah tanda bahwa anak tersebut akan sukses saat dewasa nanti.
Dilansir dari Woman's Day pada Minggu (29/7/2018), hal tersebut dibuktikan pada sebuah penelitiaan yang dipublikasikan dalam jurnal Development Psycology.
Pada penelitian itu mengungkapkan bahwa anak-anak yang sulit diatur sewaktu kecil, akan memiliki penghasilan lebih banyak dibandingkan dengan anak yang penurut.
Penelitian tersebut dilakukan oleh para ahli dari Free University of Berlin, di Jerman, University of Luxembourg, dan University of Illinois at Urbana-Champaign, Amerika Serikat.
Para ahli dari berbagai universitas tersebut melakukan pengamatan dan pengujian terhadap 745 anak berusia 12 tahun pada 1968.
Beberapa aspek yang diteliti antara lain kecerdasan, perilaku, dan status sosio-ekonomi.
Kemudian di tahun 2008, para peneliti kembali mengevaluasi anak-anak tersebut yang telah dewasa.
Evaluasi tersebut guna mengetahui apakah perilaku mereka saat anak-anak berpengaruh terhadap kondisi masa depan mereka.
Dari hasil evaluasi tersebut menemukan bahwa para individu yang bertingkah nakal ketika kanak-kanak, cenderung menjadi orang sukses saat dewasa.
Seseorang yang ketika masa kanak-kanak kerap melanggar peraturan, melawan otoritas orangtua dan guru, menjadi orang yang cemerlang karirnya dan memiliki penghasilan yang tinggi.
Lalu, apa yang mempengaruhi hal tersebut?
Para peneliti tersebut mengatakan bahwa sikap melawan atau menantang dapat membuat seseorang lebih gesit dalam mencari peluang.
Merekapun akan bekerja pada pekerjaan yang mendapatkan penghasilan besar.
Selain itu, ternyata seseorang yang sewaktu kecil sering memberontak atau nakal, ternyata akan memiliki semangat yang tinggi untuk membuktikan bahwa mereka bisa menjadi orang yang sukses.
Oleh sebab itu, para orangtua disarankan untuk lebih memperhatikan perilaku sang anak dengan cermat.
Jika orangtua melihat perilaku sang anak yang tampak nakal, janganlah panik dan memberikan hukuman dengan gaya otoriter.
Para orangtua disarankan untuk tetap sabar dan dapat memberikan penjelasan dengan pelan-pelan agar anak tersebut mengerti.
Kemudian, komunikasikan dengan baik pada anak terhadap perilaku yang harus atau tidak boleh dilakukan.
Lebih dari itu, para orangtua juga harus memberikan contoh terkait berperilaku baik kepada anak-anaknya.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)