TRIBUNJUALBELI.COM - Warga Indonesia akan menyaksikan fenomena alam langka pada Sabtu (28/7/2018) mulai pukul 01.25-05-19 WIB.
Fenomena alam tersebut adalah Gerhana Bulan Total.
Gerhana bulan ini akan berbeda dari biasanya, karena ini merupakan gerhana bulan total terlama dalam abad ini.
Durasi Gerhana Bulan Total kali ini bisa mencapai 103 menit.
Proses gerhana ini dapat diamati di seluruh wilayah Indonesia saat langit cerah.
Terkait peristiwa ini, kita sebagai umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan shalat gerhana.
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda ”Jika kalian melihat gerhana (matahari atau bulan) , maka bersegeralah untuk melaksanakan shalat." (HR Bukhari)
Shalat gerhana dilakukan sebanyak dua raka'at, boleh dilaksanakan sendiri-sendiri maupun secara berjamaah, dengan khutbah atau tanpa khutbah.
Namun, melaksanakan shalat gerhana secara berjamaah sangatlah dianjurkan.
Dilansir dari beberapa sumber, untuk lafadz niat shalat gerhana bulan adalah sebagai berikut.
Usholli sunnatal khusuufi rok’ataini imaaman/makmuman lillahi ta’aalaa
Artinya: “Aku niat shalat gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah Ta’ala”.
Shalat gerhana bulan dikerjakan dua rakaat, dalam setiap rakaat dua kali ruku’.
Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan:
Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mengeraskan bacaannya saat shalat gerhana bulan, beliau shalat empat kali ruku’ dan empat kali sujud. (HR. Bukhari)
Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menjelaskan, sebelum shalat gerhana dimulai, hendaklah muadzin mengumandangkan lafadz “ash shalaatu jaami’ah.”
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)