TRIBUNJUALBELI.COM - Wawancara kerja adalah hal yang paling penting ketika melamar pada sebuah perusahaan.
Melalui wawancara kerja, pewawancara bisa mengenal calon karyawannya lebih dalam dari pada hanya membaca daftar riwayat hidup.
Namun, sering kali momen penting ini membuat calon karyawan merasa gugup dan acap kali membuat kesalahan.
Untuk mengatasi rasa gugup tersebut, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya.
Yang pasti harus dilakukan adalah berpakaian yang rapi dan datang tepat waktu.
Hanya dengan sedikit persiapan, ada banyak kecerobohan yang bisa kita hindari saat wawancara kerja.
Dilansir dari The Independent pada Rabu (25/7/2018), Dale Williams yang berprofesi sebagai managing director spesialis rekrutmen dan Sinead Bunting yang berporfesi sebagai vice president marketing, mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang harus dihindari ketika wawancara kerja.
Empat hal tersebut adalah :
1. Jangan katakan bahwa perfeksionis sebagai kelemahanmu
Hal yang biasanya ditanyakan saat wawancara adalah "apa kelemahanmu?".
Pada pernyataan ini, para ahli menyarankan bagi setiap calon karyawan untuk tidak mengatakan sikap perfeksionis adalah kelemahanmu.
Menurut Williams, ini karena calon atasan kita mencari seseorang yang jujur.
Sehingga dengan memberikan jawaban yang seolah-olah calon karyawan tersebut adalah orang yang baik merupakan sebuah hal yang justru dipandang negatif.
Sebaliknya, William menyarankan untuk menjawab dengan kelemahan asli dan menjelaskan bagaimana cara mengatasinya.
2. Jangan menjelakkan orang lain atau perusahaan sebelumnya.
Jika kamu merasa frustasi atau merasa tidak nyaman dengan perusahaan sebelumnya, kamu disarankan untuk tidak pernah menjelek-jelekkan perusahaan di tempat sebelumnya kamu bekerja.
Lalu hal apa yang harus dikatakan?
Williams menjelaskan bahwa penting untuk "bersikap sediplomatis mungkin", namun jika kalian tergelincir dan membuat komentar negatif, lindungi jejak kalian dengan mencari beberapa hal positif untuk disebutkan juga sebagai penyeimbang.
3. Biarkan mereka tahu bahwa kamu juga sedang melamar pekerjaan tersebut di tempat lain.
Ketika pewawancara menanyakan apakah kamu juga sedang melamar pekerjaan di tempat lain, kebanyakan dari calon karyawan tentu akan mengatakan "tidak".
Kamu pasti berpikir dengan jawaban tersebut, kalian akan terlihat menarik dan seolah-olah ini adalah satu-satunya pekerjaan yang diinginkan, bukan?
Namun, Menurut Williams, ini justru sebuah kesalahan.
Mengatakan bahwa kamu hanya melamar pada satu perusahaan saja justru membuat kamu tampak malas atau seperti pembohong.
Sebaliknya, memberi tahu mereka bahwa kamu juga melamar posisi lain untuk mengejar semua peluang yang tersedia, pewawancara akan menganggapmu sebagai orang yang jujur.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)