TRIBUNJUALBELI.COM - Menindik telinga pada bayi perempuan sudah menjadi hal yang sering dilakukan orangtua Indonesia.
Tujuannya adalah memberikan identitas bayi perempuan dengan memakaikan anting.
Namun, tahukah kamu bahwa penindikan telinga ini menimbulkan pro dan kontra di Amerika Serikat.
Di Amerika, prosedur ini dianggap tidak perlu dilakukan karena bisa berbahaya untuk bayi.
Misalnya saja ketika selebgram Kylie Jenner mengunggah video putrinya, Stormi yang baru saja ditindik kupingnya dan diberi anting.
Hal tersebut pun mengundang banyak komentar.
Para netizen menuduh Jenner telah merebut hak putrinya yang baru berusia 5 bulan itu.
Menurut netizen, Stormi, berhak memutuskan apakah ia ingin memakai perhiasan atau tidak.
Selain itu, hal ini tentu bisa saja membahayakan putri Janner.
Dilansir dari nypost pada Selasa (24/7/2018),Para ahli dari The American Academy of Pediatrics menyarankan agar penindikan telinga dilakukan saat anak sudah cukup besar.
Sabab, saat itulah sang anak sudah bisa menjaga kesehatannya.
Meskipun secara umum tidak ada larangan untuk melakukan tindik telinga bayi.
“Tidak ada usia yang pasti untuk menindik telinga. Asalkan dilakukan dengan hati-hati dan diperhatikan secara sadar, maka itu tak menjadi masalah” ungkap Dr. Corey Wasserman, seorang dokter anak di Weill Cornell Medicine dan New York-Presbyterian.
Namun, ada beberapa risiko yang bisa terjadi jika menindik telinga pada bayi berusia kurang dari 3 bulan yang sistem kekebalan tubuhnya masih lemah.
Risiko tersebut yakni infeksi pada bayi tersebut.
Bayi akan mengalami risiko infeksi sebesar 24 persen saat telinganya ditindik.
Oleh sebab itu, penindikan haruslah dilakukan di rumah sakit agar ditangani oleh dokter yang tepat sehingga higienitasnya terjaga.
Selain infeksi, risiko lainnya yang kerap terjadi adalah reaksi alergi terhadap logam atau perhiasan yang dipasangkan.
Bahkan, ini bisa menyebabkan pembentukan jaringan parut atau bekas luka.
Pada beberapa kasus, anting-anting yang terlalu ketat akan menyebabkan kulit tumbuh di bagian belakang anting, yang memerlukan prosedur bedah untuk menghilangkannya.
Untuk mencegah risiko tersebut, Wasserman menyarankan orangtua melakukan perawatan yang tepat pada bayi perempuan yang telah ditindik.
Perawatan tersebut yakni dengan memberikan salep, alkohol dan antibiotik.
(TribunJualBeli.com/Intan hafrida)