TRIBUNJUALBELI.COM - Semakin bertambah usia, banyak orang yang mengeluhkan seringnya merasa kesemutan saat duduk bersila atau berdiri terlalu lama.
Biasanya, kesemutan akan datang karena tekanan pada saraf akibat berada dalam posisi tertentu yang terlalu lama.
Sehingga orang-orang berpikir dengan menggerakkan ke posisi yang berbeda akan mengurangi rasa kesemutan tersebut.
Kesemutan biasanya juga menyebabkan nyeri dan seperti mati rasa untuk beberapa saat.
Meskipun berbagai risiko harus dirasakan saat kesemutan, banyak orang yang mengabaikannya.
Padahal, kesemutan bisa menjadi 'lampu kuning' bagi tubuh yang mengidap penyakit berbahaya.
Dilansir dari Health Line, ada 4 penyakit yang mungkin muncul apabila seseorang sering mengalami kesemutan!
1. Diabetes
Terlalu sering merasa kesemutan bisa menjadi salah satu gejala diabetes.
Seperti yang kita ketahui, selain penyembuhan luka yang lambat, kesemutan juga jadi gejala utama seseorang menderita diabetes.
Ini lantaran ada kerusakan saraf yang disebabkan oleh gula darah tinggi sehingga terjadi neuropati diabetik yang salah satu gejalanya yaitu kesemutan.
Meski begitu, kesemutan tak selalu menjadi satu-satunya gejala.
Untuk memeriksa apakah seseorang yang sering kesemutan menderita diabetes, haruslah melalui berbagai tes kesehatan.
2. Gagal ginjal
Tak banyak yang tahu bila kesemutan juga erat hubungannya dengan gagal ginjal.
Penderita gagal ginjal akan lebih sering mengalami kaki kesemutan karena tingginya tekanan darah.
Biasanya, kesemutan akan dibarengi dengan beberapa gejala lain, di antaranya nyeri hebat di sekitar kaki, kram serta otot berkedut, dan juga terjadinya lemah otot.
Sama seperti diabetes, untuk mengetahui apakah kesemutan yang berlebih menjadi gejala gagal ginjal, seseorang harus melakukan berbagai tes pemeriksaan.
3. Penyakit autoimun
Penyakit autoimun terjadi ketika tubuh menyerang imunnya sendiri.
Berbagai penyakit autoimun yang paling berbahaya di antaranya:
- lupus
- sindrom sjogren
- sindrom guillain-barré
- celiac
- rheumatoid arthritis (RA)
Biasanya berbagai penyakit mematikan di atas diawali dengan munculnya gejala kesemutan berlebih yang sering dirasakan oleh penderitanya.
Penyakit ini juga memerlukan berbagai tes kesehatan untuk mengetahui diagnosisnya.
4. Infeksi
Berbagai infeksi menyebabkan radang pada saraf sehingga penderitanya seringkali merasa kesemutan pada bagian tubuh tertentu, salah satunya kesemutan.
Berbagai infeksi yang mungkin menjadi risiko gejala kesemutan antara lain penyakit lyme, sinanaga, hepatits B dan C, kusta, dan bahkan HIV AIDS.
Biasanya gejala kesemutan ini dibarengi dengan gejala lain seperti munculnya infeksi pada tubuh atau merasa terlalu lelah setiap harinya.
Bila Moms merasa kesemutan dan tak kunjung sembuh dan bahkan makin memburuk, disertai berbagai gejala yang telah disebutkan di atas, baiknya segera memeriksakan ke dokter sebelum muncul penyakit yang mengancam keselamatan.
(Cynthia Paramitha Trisnanda/Nakita.id)
Artikel ini telah tayang di Nakita.id dengan judul Kerap Disepelekan, Kesemutan Bisa Jadi Gejala 4 Penyakit Berbahaya Ini