TRIBUNJUALBELI.COM - Dengan gadget dan sinyal yang kencang, komunikasi bisa terjalin dengan mudah.
Dengan adanya hal tersebut, memiliki manfaat besar dari kemajuan teknologi yang berkembang saat ini.
Namun, ada juga hal-hal negatif yang mengganggu keseharian.
Termasuk dalam menjaga hubungan dengan kekasih.
Tak dapat dipungkiri jika kamu mungkin pernah merasakan hadirnya orang ketiga dalam hubunganmu.
Namun, orang ketiga itu akan hilang jika kalian telah mempunyai komitmen kuat dan jujur satu sama lain.
Lalu bagaimana jika kamu ternyata tidak menyadari bahwa kamu sendiri ternyata sedang selingkuh?
Seorang Psikolog dan konsultan hubungan asal Australia Melanie Schilling, baru-baru ini mempunyai istilah baru dalam hubungan yaitu micro-cheating.
Dilansir dari Daily Mail pada Senin (16/7/2018), Melanie menjelaskan bahwa micro-cheating merupakan bagian dari sebuah tindakan kecil yang mengindikasikan seseorang secara emosional atau fisik fokus kepada seseorang di luar sana.
"Kalian mungkin termasuk dalam micro-cheating jika kalian secara sembunyi berhubungan dengan orang lain di media sosial, jika kalian memberi jokes yang hanya kalian beruda saja yang mengerti, jika kalian mulai meremehkan hubungan dengan pacar atau jika kalian memberi kode untuk nama orang itu di ponsel," kata Melanie.
Menurut Melanie, itu semua adalah tanda kalian menutup kegenitan dan merahasiakannya kepada pacar kalian.
"Jika kalian merasa memiliki sesuatu untuk disembunyikan, tanyakan pada diri sendiri mengapa," jelas Melanie.
Cara termudah mengetahui pasangan kalian selingkuh dalam skala kecil (micro-cheating), jika dia mempunyai sesuatu untuk disembunyikan.
Memang dalam hal ini, batas antara micro-cheating dan friendship (pertemanan) sangat kabur.
Tapi Melanie memberi cara untuk membedakan keduanya.
"Jika pasangan kalian dan teman berbicara terbuka di depan kamu, dan berbciara blak-blakan tentang mereka berdua, kalian tidak perlu mengkhawatrikannya," jelas Melanie.
"Namun, jika mereka mulai menyembunyikan hubungan mereka atau membohongi kamu, mulailah untuk mencurigai hubungan pertemanan mereka," tambah Melanie.
Penjelasan Melanie mungkin agak sulit untuk diterima, namun apa yang disampaikannya untuk mencapai kedalaman seseorang yang jujur pada hubungannya.
"Kuncinya adalah tetap objektif dan rasional daripada subjektif dan irasional. Tuduhan tanpa bukti hanya akan membuat masalah malah melebar kemana-mana," tandasnya.