0

Selain untuk Perkembangan Otak, Konsumsi Ikan Ternyata juga Berpengaruh Terhadap Kualitas Tidur Anak Lho!

Penulis: Intan Hafrida
Selain untuk Perkembangan Otak, Konsumsi Ikan Ternyata juga Berpengaruh Terhadap Kualitas Tidur Anak Lho!

TRIBUNJUALBELI.COM - Tahukah kamu bahwa mengonsumsi ikan sangat berpengaruh terhadap perkembangan otak anak?

Sebuah studi mengatakan, anak-anak yang mengkonsumsi ikan seminggu sekali akan berbeda dengan anak yang tidak pernah makan ikan sama sekali.

Penelitian yang diterbitkan bulan Desember 2016 di jurnal Scientific Report menjelaskan perbedaannya.

Ternyata pada tes IQ, anak yang sering makan ikan mendapatkan skor lebih tinggi daripada anak-anak yang tidak pernah makan ikan atau melakukannya kurang dari sekali dalam seminggu.

Dilansir dari CNN pada Senin (9/7/2018) studi telah menunjukkan hubungan antara omega 3 dan asam lemak esensial yang ditemukan pada banyak jenis ikan, termasuk salmon, sarden dan tuna berpengaruh pada peningkatan kecerdasan dan tidur yang lebih baik.

Untuk studi baru ini, lebih dari 500 anak-anak China berusia antara 9 dan 11 tahun menjawab seberapa sering mereka memiliki ikan di bulan sebelumnya, dengan pilihan mulai dari "tidak pernah" sampai "setidaknya satu kali dalam seminggu."

Pada usia 12, anak-anak menyelesaikan tes IQ untuk mengetahui kemampuan verbal dan nonverbal mereka.

Anak-anak yang mengatakan bahwa mereka makan ikan mingguan mencetak 4,8 poin lebih tinggi pada tes IQ daripada mereka yang mengatakan bahwa mereka "jarang" atau "tidak pernah" makan ikan.

Namun, para peneliti dari University of Pennsylvania tidak mendapatkan informasi betul dari anak-anak tersebut terkait jenis ikan apa yang dimakan.

Selain perkembangan otak, para peneliti juga melakukan penelitian terkait kualitas tidur anak.


Anak-anak yang makan lebih banyak ikan memiliki lebih sedikit gangguan saat tidur, menunjukkan kualitas tidur yang lebih baik secara keseluruhan.

Para peneliti merekomendasikan secara bertahap menambahkan ikan ke makanan anak-anak.

"Anak-anak harus diperkenalkan sejak dini," kata Jennifer Pinto-Martin, rekan penulis studi dan direktur eksekutif Penn's Center for Public Health Initiatives.

Selama ikan tidak memiliki duri dan telah dicincang halus, anak-anak dapat mulai memakannya sekitar usia 2 tahun.

"Memperkenalkan rasa awal membuatnya lebih enak," kata Pinto-Martin.

"Jika mereka tidak terbiasa, mereka mungkin akan menghindarinya," tambahnya.

Nah, apakah kamu sudah makan ikan minggu ini?