TRIBUNJUALBELI.COM - Olahan daging bakar menjadi makanan favorit bagi banyak orang.
Dengan dibakar atau dipanggang, olahan daging bisa lebih menggugah selera.
Hal tersebut karena ada ciri khas aroma dan rasa tersendiri pada daging yang diolah dengan dibakar maupun dipanggang.
Beberapa olahan daging bakar di antaranya adalah barbecue dan sate.
Barbecue dan sate pun memiliki tempat tersendiri bagi para pecintanya.
Sayangnya, beberapa studi mengungkapkan bahwa makanan yang diolah dengan cara dibakar tidaklah sehat.
Proses makanan yang dibakar akan menghasilkan senyawa berbahaya yang berpotensi menyebabkan kanker, seperti polycyclic aromatic hydrocarbons (PAHs) dan heterocyclic amines (HCAs).
PAHs terbentuk ketika lemak dari daging menyerap ke bara api, senyawa tersebut lalu masuk ke makanan lewat asap panggangan.
Sedangkan HCAs terbentuk ketika daging merah, ikan, dan ayam diolah dalam suhu panas yang tinggi.
Namun kamu tak perlu khawatir, bagi kamu pecinta makanan olahan bakar, kamu bisa mengatasinya dengan berbagai cara lho.
Dilansir dari WebMD pada Sabtu (7/7/2018), berikut ini tips mengolah daging bakar agar lebih sehat saat dikonsumsi.
1. Pilihlah daging yang baik kualitasnya
Saat akan mengolah daging bakar, sebaiknya kamu bisa memilih daging yang memiliki kualitas yang baik.
Pilihlah daging yang memiliki kadar lemak paling sedikit.
Batasi kadar lemak daging yang terserap ke bara api dengan memanggang potongan daging tanpa lemak dan kulit.
Dengan demikian, olahan daging bakarmu akan lebih sehat.
Selain itu kamu juga bisa memilih daging yang memiliki kandungan protein tinggi seperti ikan dan dada ayam tanpa kulit.
2. Campurkan dengan buah dan sayuran
Saat mengolah daging bakar untuk sate atau barbecue, sebaiknya campurkan juga beberapa jenis buah dan sayuran saat membakarnya.
Hal ini untuk memenuhi kebutuhan asupan vitamin selain daging.
Selain itu, dengan sayuran dan buah, senyawa berbahaya PAHs dan HCAs tidak terbentuk saat dipanggang.
Sayuran dan buah yang bisa kamu masukkan antara lain bawang bombay, paprika, tomat, timun jepang, terong, nanas, mangga, dan apel.
3. Melakukan marinasi sebelum pemanggangan daging
Marinasi adalah proses perendaman daging di dalam marinate sehat seperti cuka, lemon, jeruk nipis, kecap asin rendah sodium, madu, bawang bombay, dan rempah-rempah.
Selain untuk menambah cita rasa, proses ini juga bisa mengurangi pembentukan senyawa HCAs sebanyak 92%-99%.
4. Jangan terlalu lama membakar daging
Saat membakar daging, sebaiknya tidak dilakukan terlalu lama.
Agar tak terlalau lama, kamu bisa mengisris daging tersebut dalam bentuk yang kecil agar mudah matang.
Cara lainnya, kamu juga bisa memasak terlebih dahulu dagingnya di oven atau microwave sebelum dibakar.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)