TRIBUNJUALBELI.COM - Samsung baru saja memperkenalkan dua smartphone flagship-nya, Samsung Galaxy S8 dan S8+, dalam acara Galaxy Unpacked 2017 di New York, Rabu (29/3).
Kedua smartphone tersebut mengusung beberapa fitur andalan, seperti layar lengkung berukuran lebar dan nyaris tanpa bingkai, prosesor Snapdragon 835, asisten digital Bixby, dan pemindai iris mata.
Bahkan, Samsung mengklaim bahwa peluncuran ini menandai era baru smartphone.
Beberapa pihak pun menjuluki Galaxy S8 dan S8+ sebagai “iPhone killer” atau “pembunuh iPhone” atas dasar sejumlah fitur yang tidak dipunyai iPhone.
Apa saja fitur-fitur tersebut?
Inilah 9 fitur unggulan Galaxy S8 dan S8+ dibandingkan iPhone, seperti dilansir BGR dan Business Insider.
1. Infinity Display.
Samsung Galaxy S8 dan Galaxy S8+ sama-sama menyematkan layar yang lebih luas dibandingkan dengan iPhone 7 maupun iPhone 7 Plus, tetapi dalam dimensi fisik yang setara dengan Galaxy S7 dan S7 Edge.
Rahasianya, Samsung bisa dibilang menghilangkan bingkai layar di kedua smartphone, terutama di sisi kiri dan kanan yang melengkung (edge display).
Samsung juga meniadakan tombol home fisik di bagian bawah. Otomatis, luas layar bisa dimaksimalkan menjadi 83% dari total ukuran penampang depan.
Resolusi layar Super AMOLED ini pun ditingkatkan menjadi Quad HD (2.960 x 1.440 pixel). Sebagai perbandingan, hanya iPhone 7 Plus yang memiliki resolusi Full HD (1.080p), sedangkan iPhone 7 hanya beresolusi HD.
2. Layar Melengkung.
Samsung menghapus varian Edge pada Samsung Galaxy S8 dan S8+ karena keduanya kini telah memiliki tepian layar yang melengkung.
Hal ini ikut membantu dimensi smartphone menjadi lebih tipis dan menghilangkan bingkai pada sisi kiri dan kanan layar.
3. Prosesor 10 nm.
Samsung adalah pabrikan smartphone pertama yang memakai prosesor mobile dengan fabrikasi 10 nm buatan Qualcomm, yakni Snapdragon 835.
Hebatnya, varian prosesor lain yang dipakai pada Galaxy S8 dan S8+, Exynos 8895, juga diproduksi dengan fabrikasi 10 nm.
Dua prosesor ini mampu meningkatkan kinerja dan efisiensi smartphone.
Di sisi lain, Apple sepertinya baru akan menggunakan prosesor 10 nm pada iPhone 8/X yang meluncur bulan September nanti.
4. Pemindai Iris Mata.
Apple menjadi pionir sistem keamanan biometrik dengan memperkenalkan Touch ID, empat tahun lalu.
Tetapi, Samsung sekarang mengambil alih kepemimpinan di bidang ini dengan meluncurkan pemindai iris mata (iris scanner) tahun lalu di Galaxy Note 7 dan melanjutkannya tahun ini.
5. Pengenal Wajah.
Selain pemindai iris mata, Galaxy S8 dan S8+ juga memiliki sistem keamanan biometrik berbasis pengenalan wajah berkat kamera depan 8 MP.
6. Dua Asisten Digital.
Untuk pertama kalinya, Samsung merilis asisten digital Bixby pada Galaxy S8 dan S8+ yang mampu mengenali perintah suara dan juga objek lainnya dengan menggunakan kamera.
Apple memang lebih dulu memiliki asisten digital bernama Siri.
Tetapi, hanya Galaxy S8 dan S8+ yang punya dua asisten digital dalam satu perangkat, karena di dalamnya juga ada Google Assistant.
7. Fungsi PC Mini.
Galaxy S8 dan S8+ bisa berubah fungsi menjadi PC mini jika dihubungkan dengan layar monitor lewat docking Samsung DeX (Desktop Experience).
Hasilnya, monitor akan dapat digunakan seperti PC berbasis Chrome OS dan mendukung penuh aplikasi-aplikasi Android.
Kemampuan ini pertama kali diperkenalkan oleh Microsoft melalui Windows Phone dan lini Lumia yang sekarang sudah “almarhum”.
8. Wireless Charging.
Saat Apple masih mengembangkan dukungan wireless charging untuk iPhone, Samsung sudah sejak lama menyertakan dukungan ini, termasuk pada Galaxy S8 dan S8+ yang bisa diisi ulang secara nirkabel dengan teknologi besutan Qi ataupun Samsung sendiri.
Jika pengguna lebih suka kabel, Galaxy S8 dan S8+ juga memiliki porta USB Type-C yang mampu mengisi ulang daya lebih cepat ketimbang konektor Lightning milik Apple.
9. Konektor Audio.
Apple menghilangkan konektor audio pada iPhone 7 dan 7 Plus demi memperkenalkan earphone nirkabel AirPods, sebuah langkah kontroversial yang dikecam banyak pihak.
Samsung belum mau mengambil keputusan serupa dan masih menyematkan audio jack pada Galaxy S8 dan S8+.
Samsung berencana memasarkan Galaxy S8 dan S8+ mulai 21 April 2017 di seluruh dunia.
Harga Galaxy S8 di Indonesia dipatok Rp10,5 juta dan Galaxy S8+ senilai Rp12 juta.
Sesi pre-order akan digelar pada tanggal 8 – 18 April 2017 di alamat http://galaxylaunchpack.com.
(Erry FP/Infokomputer.com)