TRIBUNJUALBELI.COM - Es teh manis menjadi minuman favoerit banyak orang saat berbuka puasa.
Selain rasanya yang manis, es teh manis juga bisa melepaskan dahaga karena memberikan kesegaran.
Pembuatan es teh manis ini pun relatif mudah.
Semua bahannya selalu tersaji di rumah.
Namun, tahukah kamu, di balik kenikmatannya es teh ternyata es teh harus di waspadai?
Terlebih jika kamu terlalu sering mengonsumsinya dan jarang minum air putih.
Teh manis sebaiknya jangan langsung dikonsumsi setelah makan.
"Anjuran untuk tidak minum teh setelah makan berkaitan dengan interaksi antara kandungan asam fitat dalam teh yang dapat menghambat penyerapan zat besi dari makanan,” jelas dr Dian Novita Chandra MGizi, dari Departemen Ilmu Gizi FKUI, dikutip dari Intisari.
Asam fitat merupakan zat nongizi yang dapat mengikat mineral besi (Fe), seng (Zn), atau magnesium (Mg).
Hal ini membuat mineral-mineral tidak bisa diserap oleh tubuh.
Dikhawatirkan akan menjadi penyebab anemia atau kekurangan zat besi.
Selain itu, es teh juga bisa menimbulkan bahaya kesehatan lain apabila terlalu sering mengonsumsi seperti berikut ini.
1. Penyakit ginjal
Terlalu sering mengonsumsi teh ternyata bisa menimbulkan penyakit pada ginjal.
Dilansir dari laman Kompas.com, ditemukan bahwa es teh menjadi minuman pemicu penyakit batu ginjal.
Pernyataan tentang bahaya es teh ini diungkapkan oleh para dokter dari Pusat Urologi dari Universitas Loyola.
Sebab, es teh manis mengandung oksalat dengan konstentrat tinggi.
Zat oksalat ini menjadi pemicu terbentuknya batu ginjal.
2. Diabetes
Es teh manis ini ternyata juga bisa menyebabkan diabetes pada ibu hamil.
Kandungan gula yang tinggi dalam es teh manis dapat meningkatkan risiko diabetes.
3. Obesitas dan perut buncit
Minum es teh manis secara berlebihan ternyata juga bisa menyebabkan kegemukan atau obesitas.
Bahkan es teh manis juga bisa menimbulkan perut buncit lho.
Sebab, saat proses pencernaan, dibutuhkan waktu yang lama bantalan lemak untuk mengahangatkan teh yang suhunya dingin
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)