TRIBUNJUALBELI.COM - Saat berpuasa tubuh kerap merasa kekurangan cairan karena tidak makan dan minum selama sehari.
Terlebih saat cuaca panas di siang hari.
Perasaan gerah, panas, dan rasa tidak nyaman pun kerap dirasakan.
Untuk mengatasinya, beberapa cara pun bisa dilakukan.
Mulai dari kekumur ringan, merebahkan diri di lantai yang sejuk, hingga berteduh di balik pohon.
Namun tahukah kamu? ternyata Rasulullah SAW punya cara sendiri untuk mengatasi panasnya cuaca di siang hari saat berpuasa.
Dilansir dari nu.or.id Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam pernah mengalami puasa di saat panas terik matahari sedang menyengat.
Rasulullah kemudian menyegarkan diri dengan air.
Dalam kitab Muntaqal Akhbar min Ahaditsi Sayyidil Akhyar, Ibnu Taimiyah menukil hadits riwayat Imam Ahmad bin Hanbal dan Abu Dawud.
Dari Abu Bakar bin Abdurrahman dari seorang sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Ia berkata, “Aku melihat Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam menuang air di atas kepalanya lantaran panas. Sementara beliau sedang berpuasa.”
Menguraikan hadits di atas, Muhammad bin Ali As-Syaukani dalam Nailul Authar mengatakan sebagai berikut.
Dalam hal itu, "Menuang air di atas kepalanya” menjadi dalil atas kebolehan seorang yang sedang berpuasa menyegarkan diri saat cuaca panas dengan menuangkan air pada sebagian atau ke seluruh bagian tubuhnya.
Jadi, cara menyegarkan tubuh orang yang berpuasa saat cuaca panas adalah dengan mengguyurkan air ke bagian tubuh, baik sebagian maupun keseluruhan.
Hal itu bisa mengurangi kepanasan dan tidak membatalkan puasa.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)