TRIBUNJUALBELI.COM - Meskipun sehat, kentut atau buang gas kerap mengganggu orang-orang di sekitar.
Sebab, kentut kadang memiliki aroma busuk.
Dilansir dari Scienceabc.com pada Rabu (16/5/2018), manusia setidaknya mengalami kentut 10 hingga 20 kali dalam sehari.
Kentut ini pun banyak macamnya, mulai dari yang berbunyi, tidak berbunyi, hingga kentut yang bau.
Lalu, tahukah kamu kenapa ada beberapa kentut yang bau dan ada yang tidak?
Ternyata bau atau tidaknya kentut bergantung pada apa yang kamu makan.
Makanan yang kita konsumsi setiap harinya sangat berpengaruh terhadap bakteri yang ada di dalam usus.
Bakteri yang terdapat dalam usus tersebut nantinya akan memecahkan makanan yang kamu telan menjadi bagian yang lebih kecil untuk menyerap nutrisi.
Nah, pada proses ini menghasilkan segudang produk sampingan gas, tergantung pada nutrisi yang terkandung di dalam makanan.
Makanan yang mengandung banyak protein seperti brokoli, kecambah, kembang kol dan kubis, produk sampingan termasuk senyawa sulfida akan menghasilkan bau pada kentutnya.
Sebab, sayuran ini penuh dengan belerang.
Selain itu, makanan non vegetarian seperti telur, daging merah dan ikan ini juga memiliki jumlah belerang yang membuat kentut tak kalah bau ketika mengonsumsi sayuran.
Di sisi lain makanan yang dianggap bisa menghasilkan gas yang umumnya tidak berbau adalah makanan yang kaya karbohidrat.
Karbohidrat umumnya tidak akan menghasilkan gas yang berbau menyengat pada kentut.
Hal ini karena karbohidrat melewati usus kecil tanpa dicerna dengan baik.
Jika kamu ingin kentutmu tidak bau, kamu juga dianjurkan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan yang mengandung serat.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)