0

Bedakan Sakit Kepala Biasa dengan Gejala Tumor Otak. Para Orangtua Wajib Kenali Penyebabnya!

Penulis: Alieza Nurulita Dewi
Bedakan Sakit Kepala Biasa dengan Gejala Tumor Otak. Para Orangtua Wajib Kenali Penyebabnya!

TRIBUNJUALBELI.COM - Jangan lagi mengabaikan rasa sakit kepala yang kerap dikeluhkan oleh anak.

Sebab meskipun umum dan wajar ternjadi oleh siapa saja dan dari kalangan umur berapa saja.

Namun pada beberapa kasus tertentu, sakit kepala dapat berujung pada sebuah tanda dari penyakit yang lebih serius seperti tumor otak.

Seperti yang dialami oleh Natasha Simmonds.

Dilansir dari Dailymail, pada awal tahun 2016 lalu Natasha Simmonds yang masih berusia 16 tahun meninggal setelah didiagnosis tumor otak.

Dokter yang menangani Natasha rupanya terlalu menyepelekan gejala sakit kepala yang kerap dikeluhkan oleh gadis kecil tersebut.

"Keadaan tersebut tentu bagai mimpi buruk bagi orangtua.

Natasha merupakan contoh yang sangat jarang bagi sakit kepala yang berujung tumor otak.

Namun pertanyaannya, kapan orangtua perlu merasa khawatir?" ujar Dr. Ellie Cannon, dokter dari Cambridge University.

Ellie pun menuturkan bahwa orangtua perlu mulai waspada ketika sakit kepala pada anak terjadi secara berulang, sering, dan semakin bertambah buruk.


 

"Perbedaan antara sakit kepala tumor otak dengan sakit kepala biasa mungkin tidak terlalu mencolok.

Namun orangtua bisa melihat gejala lain yang mungkin ada pada anak.

Misalnya tumor juga bisa menyebabkan gejala perubahan mood, penglihatan, dan keseimbangan," jelasnya.

Ia mengakui bahwa agak sulit untuk menentukan apakah anak menderita tumor otak atau tidak, kecuali dengan menggunakan alat pemindai seperti MRI.

Namun, memeriksakan anak menggunakan MRI setiap kali dia merasa sakit kepala tentu dinilai terlalu berlebihan.

Pasalnya hampir 5% anak mengalami sakit kepala dan kebanyakan bukan karena tumor otak.

Untuk itu, ia pun berpendapat agar orangtua dan dokter dapat lebih cermat untuk menilai apakah sakit kepala pada anak disebabkan oleh tumor otak atau tidak.

Terlebih untuk dokter untuk menentukan apakah anak perlu pemeriksaan lanjut atau tidak.

Jika hasilnya sudah diketahui, maka perlu segera diberikan penanganan yang tepat.

Ellie menjelaskan bahwa penyebab umum anak mengalami sakit kepala biasanya karena dehidrasi, flu, atau stres yang dialaminya.


 

Selain obat dari dokter, obat pelukan dan ciuman kasih sayang dari orangtua juga menurut Ellie sangat penting untuk anak yang sakit kepala.

Bukan hanya penting bahkan kedua 'obat' itu ialah obat terbaik.

Lebih lanjut dia menjelaskan bahwa rasa sakit kepala pada anak dapat diatasi dengan mengatur kamarnya agar gelap dan tenang agar dia bisa beristirahat dengan optimal.

(*)

Artikel ini telah tayang di nakita.id dengan judul Ini Perbedaan Sakit Kepala Biasa dan Gejala Tumor Otak.