0

Jangan Salah Lagi, 7 Gerai Makanan Ini Ternyata Asli Indonesia Lho

Penulis: Alieza Nurulita Dewi
Jangan Salah Lagi, 7 Gerai Makanan Ini Ternyata Asli Indonesia Lho

TRIBUNJUALBELI.COM - Indonesia merupakan negara yang masyarakatnya memiliki tingkat konsumsi yang cukup tinggi.

Terbukti dengan menjamurnya gerai makanan yang semakin banyak.

Belum lagi tren kaum milenial yang hobi nongkrok membuat para pemilik modal berlomba-lomba menawarkan tempat cozy.

Beberapa restoran asal mancanegara pun tak turut ketinggalan membuka kedainya di Indonesia.

Mereka hadir dengan nama gerai yang menunjukkan identitas negara asal.

Namun ternyata nama restoran ikonik tak menjadi identitas asal sebuah restoran lho.

Terbukti dari beberapa nama restoran berikut ini.

Pemilihan nama dan branding yang tepat pun berhasil mengelabuhi masyarakat Indonesia.

Nyatanya, beberapa restoran terkenal ini asli Indonesia.

Richeese Factory

ilustrasi

 

Belakangan menu ayam krispy berbalut keju jadi makanan favorit masyarakat Indonesia.

Adanya varian level tingkat kepedasan saus juga jadi alasan banyak orang menyantap makan di Richeese Factory.

Konsep sajian makanan yang serba keju membuat para pembeli mengira jika Richeese Factory bukan dari Indonesia.

Namun hal itu ternyata hal itu salah.

Richeese Factory merupakan restoran yang didirikan oleh PT Richeese Kuline Indonesia.

PT Richeese Kuliner Indonesia merupakan bagian dari Nabati Group yang juga memproduksi beragam camilan wafer.

Outlet Richeese Factory pertama didirikan di Bandung.

CFC (California Fried Chicken)

ilustrasi

Sebelum ada varian ayam berbalut keju seperti yang ditawarkan Richeese Factory, masyarakat Indonesia lebih dulu akrab dengan sajian ayam krispi original.

Salah satu gerai ayam krispi yang cukup dikenal adalah CFC (California Fried Chicken).


 

Terdapat nama 'California' pasti bakal membuat mengunjung beranggapan jika gerai makan ini berasal dari luar negeri.

Padahal jika menelisik sejarahnya, CFC pertama didirikan di Jakarta pada 1983,

Nama 'California' pun jadi strategi branding yang ampuh ditengah persaingan menjamurnya restoran ayam krispi seperti KFC maupun McD yang berasal dari Amerika.

Hoka-hoka Bento

ilustrasi

Nama dan pilihan menu dari Hoka-hoka Bento membuat banyak orang mengira jika resto ini berasal dari Jepang.

Padahal siapa sangka jika HokBen merupakan resto cepat saji asal Indonesia lho.

HokBen menjadi bagian dari PT Eka Bogainti.

Perusahaan tersebut didirikan pada 1885 di Jakarta oleh Hendra Arifin.

Hendra sebagai pemilik PT Eka Bogainti tertarik mengembangkan restoran cepat saji ala Jepang karena pada 1985 konsep itu belum ada di Indonesia.


 

J.Co Donuts & Coffee

ilustrasi

Siapa yang tak tau camilan donat yang dijual hampir disetiap mall di Indonesia ini.

Dengan rasa khas dan favorit membuat banyak orang jatuh hati dengan donat yang ditawarkan J.Co.

Perusahaan ini adalah bagian dari Johnny Andrean Groups, yang juga menaungi salon Johnny Andrean juga.

Johnny yang merupakan pria asal Singkawang, Kalimantan Barat mengawali karir di bidang usaha sebagai hairstylish.

Ia pun lalu mengembangkan usaha di bidang food beverage.

Salah satunya adalah J.Co yang dikenal dengan donat aneka topping

J.Co yang didirikan pada tahun 2006, kini sudah ada di berbagai kota dan negara di Asia.

Sebelum J.Co ternyata Johnny lebih dulu membuka gerai bakery "BreadTalk".

Sour Sally

Bagi kamu menyuka yogurt tentu tak asing dengan gerai Sour Sally.


 

Sour Sally menawarkan pilihan menu yogurt beku yang revolusioner.

ilustrasi

Pilihan rasa yang bervariasi serta kemasan yang unik pun mampu mimikat para pencinta kuliner.

Branding yang begitu kuat membuat banyak ornag pasti mengira jika Sour Sally merupakan produk luar.

Pada kenyataannya, Sour Sally merupakan hasil karya Donny Pramono.

Sour Sally pertama didirikan di Indonesia pada 2008 dengan gerai pertamanya di Jakarta.

Nanny’s Pavillon

Nanny’s Pavillon menjadi salah satu resto kesayangan yang berada dibeberapa kota besar.

Resto ini hadir dengan desain yang imut dan unik.

Pengunjung Nanny’s Pavillon pasti bakal banyak yang mengira jika resto ini dari luar negeri.

Padahal nyatanya Nanny’s Pavillon merupakan resto asli Indonesia pertama yang didirikan di Bandung pada 2009 lalu.


 

Hanya saja Nanny’s Pavillon memang mengusung interior dan sajian ala Eropa.

ilustrasi

Excelso

ilustrasi

Selain Starbucks, Excelso juga jadi kedai kopi yang cukup banyak dikenal.

Dengan branding logo berwarna biru tosca yang begitu khas dan terlihat elit, banyak yang mengira jika kedai kopi ini berasal dari luar negeri.

Padahal Excelso merupakan bagian dari PT Santos Jaya Abadi yang juga merupakan produsen kopi Kapal Api.

Pada 1991 Excelso pertama didirikan di Plaza Indonesia.

(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)