TRIBUNJUALBELI.COM - Kloset duduk kini makin banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia daripada kloset jongkok.
Pada kloset duduk, tentu terdapat sistem flush, baik itu berbentuk tombol yang bisa ditekan ataupun tuas yang ditarik ke atas.
Ketika Moms menekan tombol flush tersebut, air akan keluar dan menyiram lubang kloset untuk membersihkannya.
Nah, sekarang coba Moms ingat, bagaimana posisi saat menekan tombol flush?
Apakah Moms menekan tombol itu dalam keadaan masih duduk di kloset atau sudah berdiri?
Kalau sudah berdiri, coba ingat lagi, apakah klosetnya masih dalam keadaan terbuka atau tertutup?
Menurut penelitian, menekan tombol flush dalam keadaan kloset masih terbuka itu bisa berbahaya, lo.
Kloset merupakan salah satu tempat yang mengandung banyak sekali bakteri.
Apalagi kloset duduk yang dipakai oleh beberapa orang secara bergantian.
Bakteri-bakteri itu bisa ikut tersemprot keluar sampai sejauh dua meter kalau tidak ditutup.
Wah, bahaya kan kalau bakteri itu bertebaran di sekitar kloset.
Lebih bahaya lagi kalau di dekat kloset ada handuk, tisu toilet, sabun batang, bahkan sikat gigi.
Benda-benda yang ada di dekat kloset akan terkontaminasi dengan bakteri.
Bahkan bakteri-bakteri itu juga bisa menempel ke pakaian dan anggota tubuh lain.
Saat tombol flush ditekan, jumlah bakteri akan meningkat 12 kali lebih banyak.
Kalau kloset ditutup, bakteri-bakteri itu memang masih ada, tapi jumlahnya sedikit daripada kalau klosetnya dibuka.
Maka itu, biasakan menutup kloset saat menekan tombol flush dan biarkan tertutup saat tidak digunakan.
Dengan begitu, bakteri tidak akan menyebar ke mana-mana.
Artikel ini telah tayang di nakita.id dengan judul Menekan Tombol Flush Tanpa Menutup Kloset, Ini Bahayanya Moms