0

Bro, Jangan Asal Isi Pertamax atau Pertamax Plus ke Motormu. Bahaya Kalau Tak Sesuai dengan Kapasitas Mesinnya

Penulis: ANDKP
Bro, Jangan Asal Isi Pertamax atau Pertamax Plus ke Motormu. Bahaya Kalau Tak Sesuai dengan Kapasitas Mesinnya

TRIBUNJUALBELI.COM - Hilangnya bahan bakar premium sebagai bbm subsidi dari pasaran membuat orang berbondong bondong beralih bahan bakar ke Pertalite, Pertamax hingga Pertamax Turbo. 

Pertalite memiliki RON 90, Pertamax sebesar 92 dan Pertamax Plus sebesar 95.

Nilai ini menunjukan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan.

Semakin tinggi nilai oktannya, maka BBM lebih lambat terbakar, sehingga tidak meninggalkan residu pada mesin yang bisa mengganggu kinerjanya.

Bahan bakar beroktan tinggi cocok digunakan dengan kendaraan yang menggunakan kompresi tinggi (di atas 9 seperti yang digunakan pada sepeda motor dan mobil keluaran terbaru).

Nah, menurut beberapa orang daripada memilih Pertalite, kini banyak kalangan pengguna roda dua malah justru tertarik beralih ke bahan bakar pertamax dan pertamax plus yang harganya lebih mahal daripada pertalite.

Pasalnya banyak yang beranggapan bahwa mending pakai pertamax atau pertamax plus saja, selisih harga tidak jauh-jauh amat, malah pakai pertamax atau pertamax plus konsumsi bbm jadi lebih irit dan motor lebih bertenaga.

Namun, Perlu diluruskan lagi bahwasannya tidak selamanya menggunakan Pertamax atau Pertamax Plus motor jadi lebih irit dan bertenaga.

Justru ada motor yang malah lebih irit jika memakai pertalite.

Penentuan apakah motor sebaiknya memakai premium atau pertamax dapat dilihat dari rasio kompresinya.


 

Mesin – mesin motor modern yang diproduksi kisaran tahun 2004 hingga saat ini biasanya memiliki rasio kompresi diata 8 : 1 sampai 12 : 1.

Secara teknis dan teoritis, mesin dengan rasio kompresi 8 : 1 hingga 12 : 1 membutuhkan asupan bahan bakar yang bernilai RON atau Research Octane Number alias kadar oktan senilai 92 atau diatasnya.

Yuk simak daftar motornya mana yang wajib pakai pertamax atau pertamax plus dan yang tidak diijinkan