TRIBUNJUALBELI.COM - Smartphone sudah menjadi bagian tak terpisahkan bagi manusia.
Banyak hal yang bisa dilakukan melalui smartphone.
Mulai dari berbelanja, membayar tagihan listrik hingga menghitung kalori.
Perkembangan smartphone yang pesat membuat kita punya banyak pilihan untuk membelinya.
Saat ini persaingan merek smartphone semakin sengit.
Jika dulu cuma dikuasai beberapa merek saja, kini ada banyak merek yang saling bersaing.
Di pasar smartphone, kita tak cuma ditawari berbagai merek.
Ada beberapa jenis kondisi smartphone yang bisa jadi pilihan.
Salah satunya adalah smartphone refurbished dan rekondisi.
Dua jenis smartphone menjadi buruan orang-orang karena dibanderol lebih murah dibanding ponsel original.
Perbedaan Smartphone Refurbhised dan Rekondisi
Beberapa orang menganggap dua jenis smartphone ini sama.
Walaupun punya arti yang mirip, ternyata dua jenis ponsel ini sangat berbeda.
Pada dasarnya smartphone refurbished dan rekondisi sama-sama berasal dari ponsel yang rusak.
Bedanya smartphone refurbished diperbaiki oleh pabrikan langsung.
Pabrik akan menjamin ponsel refurbished berfungsi dengan baik.
Namun kualitasnya tak bisa setara ponsel original.
HP refurbished juga dijamin oleh garansi dari pabrikannya.
Lalu bagaimana dengan smartphone rekondisi?
Ponsel ini tidak diperbaiki oleh pabriknya melainkan perorangan.
Perbaikan smartphone rekondisi biasanya memanfaatkan ponsel-ponsel bekas sebagai ganti komponen.
Tentu saja kualitas ponsel rekondisi tidak sebagus smartphone refurbished.
Lalu bagaimana dengan harganya?
Ponsel-ponsel refurbished biasanya dibanderol lebih mahal dibanding rekondisi.
Namun terkadang ponsel rekondisi bisa lebih mahal jika kualitasnya bagus.
Jika ingin membeli smartphone refurbished atau rekondisi sebaiknya benar-benar dicek terlebih dahulu.
Jika salah memilih, bukannya untung, malah buntung. (*)
(Hanggara N.Hendrayana/TribunJualBeli.com)