0

Ini Fakta Seputar Suntik Steroid yang Pernah Dilakukan Joan Idol untuk Atasi Masalah Suara

Penulis: Alieza Nurulita Dewi
Ini Fakta Seputar Suntik Steroid yang Pernah Dilakukan Joan Idol untuk Atasi Masalah Suara

TRIBUNJUALBELI.COM - Penampilan Joan pada babak Road to Final Indonesia Idol 2018 menuai kritik 'pedas' para juri.

Menyanyikan lagu "Jailhouse Rock" yang dipopulerkan Elvis Presley, Ari Lasso berpendapat bahwa Joan tak berhasil memberikan penampilan terbaiknya pada malam ini.

"Joan, ini lagu yang dinyanyikan Elvis Presley dan di-cover ribuan orang.

Saya harus memberikan satu pendapat jujur, yang ditangkap dari kamu cuma energi kamu saja, nada yang di situ situ saja, jadi tidak mengeluarkan Joan yang sebenarnya.

Lagunya dan cara penyajian kamu belum sesuai seperti Joan yang biasanya," kata Ari Lasso.
Rekan Ari, Maia Estianty, bahkan membandingkan kualitas vokal Joan pada saat awal audisi begitu berbeda dengan beberapa penampilannya belakangan ini.

Maia menyebut Joan tidak stabil. "Saya dari awal lihat kamu dari audisi, makin ke sini kadang kamu drop vokalnya, kadang bagus banget.

Di lagu ini kamu enggak stabil, di overtunes ada kelemahannya tadi.

Tapi kamu sampai tiga besar saja luar biasa perjuangan kamu," ucap Maia.

Ibu tiga anak ini juga mengkritik kebiasaan Joan pergi ke dokter untuk melakukan suntik steroid demi mengatasi masalah vokal yang mengganggunya.

Untuk diketahui, dalam beberapa kali show, Joan kerap kehilangan suaranya.


 

Hal ini sudah sering dikeluhkan para juri.

"Setiap minggu kamu selalu ke dokter, suara habis lalu disuntik steroid.

Itu yang menjadi pertanyaan, apakah kamu akan selalu bisa menampilkan yang terbaik ke depannya," ujar Maia.

Di kesempatan berbeda, Joan pun memberikan klrafikasi tentang kritikan Maia.

Pemilik nama lengkap Joan Chatarine, membantah dirinya sakit-sakitan dan mengonsumsi steroid.

Soal penggunaan steroid ini terungkap setelah salah satu juri Idol, Maia Estianty, menyebut bahwa Joan kerap berkunjung ke dokter untuk mendapatkan suntikan steroid demi memulihkan suaranya.

"Sakit-sakitan enggak sih, Joan sehat.

Mungkin di bagian suara karena Joan bernyanyi," katanya saat jumpa pers usai Spektakuler Show yang dilansir dari Kompas.com.

Menurut Joan, suaranya kerap habis karena ketidakmampuannya mengolah napas.

"Mungkin kesalahan Joan belum tahu penempatan nada dan bagaimana teknik bernyanyi.


 

Joan baru tahu ada penempatan suara di Indonesian Idol.

Jadi, Joan mau jujur. Banyak pelajaran yang Joan dapat di sini dan ya seperti suara rusak dan lain-lain," ujarnya.

Joan pun menjelaskan mengenai kondisi pita suaranya.

"Joan punya suara belum bisa menemukan penempatan suara yang pas.

Di mana saat Joan bernyanyi, Joan mengeluarkannya terlalu powerful sehingga dari diafragma mendorong terlalu kuat ke pita suara," katanya.

"Jadi Joan pita suaranya kecil, Joan punya power itu besar, itu yang membuat pita suara Joan lecet," ujarnya.

Lalu apa sebenarnya suntik steroid itu?

Dilansir dari sumber yang sama, suntik steroid biasanya kerap dilakukan para atlet untuk hilangkan nyeri sendi lutut.

Kerusakan tulang rawan bisa terjadi pada bagian lutut.

Jika dibiarkan, kerusakan itu bisa semakin parah dan menimbulkan radang sendi dengan gejala utama berupa kekakuan sendi dan rasa nyeri hebat.

Faktor utama osteoartritis atau radang sendi pada lutut adalah obesitas karena bagian tubuh ini harus menopang tubuh dan melakukan banyak aktivitas.

Penyakit ini juga diturunkan secara genetik, terutama jika kerusakan terjadi pada sendi tangan.


 

Radang sendi tidak bisa disingkirkan, tahun demi tahun nyeri cenderung makin parah sehingga membatasi aktivitas.

Bila keadaan terus memburuk, dokter akan menganjurkan penggantian sendi dengan sendi buatan.

Meski demikian, kebanyakan pasien tidak mau melakukan operasi.

Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah pemberian obat-obatan antiinflamasi dan juga injeksi steroid.

Steroid (kortikosteroid) adalah obat sintetis yang sangat mirip dengan kortisol, hormon yang secara alami diproduksi oleh kelenjar adrenal.

Kortisteroid berbeda dengan steroid yang dipakai oleh para atlet untuk membesarkan ototnya.

Steroid dalam pengobatan ini bekerja dengan mengurangi inflamsi dan menurunkan aktivitas sistem imun.

Dikalangan penyanyi, suntik steroid ini sangat membantu untuk memulihkan suara dengan sangat cepat.

Hal itu diakui oleh Ari Lasso dan Maia Estianty.

Ari Lasso juga mengakui pernah melakukan hal serupa.


 

Ditemui dalam jumpa pers usai Spektakuler Show di MNC Studios, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (10/4/2018), Ari Lasso mengaku melakukan suntik steroid untuk memulihkan kesehatannya dengan cepat jelang konser tunggalnya.

"Tapi kita menyadari bahwa itu tidak boleh terus menerus.

Akhirnya kita lebih baik menjaga kondisi daripada mengandalkan suntikan," ucap Ari.
"Karena kalau di Singapura itu, suntikan itu hanya boleh enam bulan dua kali.

Kayak (pemain) bola, tiba-tiba jatuh ada yang semprot," imbuh Maia.

Bagi Maia, suntikan steroid adalah pertolongan bagi penyanyi yang dituntut untuk cepat pulih.
"Gini, penyanyi pasti mengalami hal seperti itu, karena kadang-kadang kita sebagai entertainer itu pasti enggak fit.

Pada Saat kita radang, harus nyanyi. Mau enggak mau kita harus suntik itu. Itu sudah kaya obat dewa yang semuanya ya," jelas Maia.

(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)