TRIBUNJUALBELI.COM - Menghukum anak dengan cara menjewer, menyubit atau memukul memang kerap ampuh untuk membuat jera sang anak yang nakal.
Namun bagi para orangtua sebaiknya mulai menghentikan penerapan hukuman ini untuk sang anak.
Sebab, ternyata tindakan memukul akan membuat anak bodoh ketika besar nanti.
Dilansir dari LiveScience pada Senin (2/4/2018), seorang peneliti bernama Murray Straus dari University of New Hamphsire, Amerika mengungkapkan bahwa memukul anak bukanlah cara yang baik untuk membuat anak disiplin.
"Hasil penelitian menunjukkan bahwa memukul anak bukan jalan keluar dalam mendisplinkan perilaku anak yang kurang baik" ungkap Straus.
Straus dan timnya memperlihatkan asosiasi antara pukulan yang dilakukan pada anak dan tingkat kecerdasannya.
Straus juga menjelaskan bahwa tingkat kecerdasan anak memang dipengaruhi dari faktor genetik dan latar belakang keluarga.
Namun tak hanya itu, pukulan yang dilakukan pada anak di masa tumbuh kembangnya ternyata juga mempengaruhi mentalitas anak terutama tingkat kecerdasannya.
“Kamu bisa mengatakannya dan juga membuktikannya, tapi penelitian ini menegaskan, pukulan mengakibatkan perkembangan mental anak berjalan lambat,” kata Straus seperti dikutip dari LiveScience.
Straus bersama timnya Mallie Paschall, di Pacific Institute for Research and Evaluation di Maryland, AS,telah meneliti sampel representatif dari dua kelompok.
Kelompok pertama adalah sejumlah 806 anak-anak usia dua hingga empat tahun.
Sedangkan kelompok kedua terdiri dari 704 sampel anak-anak di usia lima hingga sembilan tahun.
Para penelitipun menganalisa dan mempelajari tingkat kecerdasan anak tersebut selama empat tahun.
Hasil penelitian tersebutpun menunjukkan tingkat kecerdasan anak pada sampel mereka.
Ternyata, sejumlah anak di kelompok pertama yang mengaku sering dipukuli orangtua memiliki IQ lebih rendah lima poin dibanding anak yang tidak pernah dipukuli.
Lalu, anak-anak di kelompok kedua yang mengaku sering dipukul orangtuanya, memiliki IQ 2,8 lebih rendah dari anak-anak yang tidak dipukuli.
Oleh sebab itu, Straus menyarankan bagi setiap orangtua untuk tidak memukul anaknya jika ingin anaknya tumbuh cerdas.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)