TRIBUNJUALBELI.COM - Mencuci botol anak sekilas terlihat sangat mudah dan sepele.
Namun dibalik itu, jika tak berhati-hati justru bisa menimbulkan bahaya.
Sebab kesalahan dalam mencuci botol susu dapat membuat risiko berbahaya bagi kesehatan anak.
Salah satunya yakni risiko terkena penyakit kanker.
Hal ini disebabkan karena dalam wadah plastik tersembunyi sebuah zat berbahaya bernama Bisphenol-A (Bp-A).
Bp-A biasanya digunakan untuk membuat plastik polikarbonat.
Polikarbonat merupakan suatu bahan plastik bening dan kuat yang biasa digunakan untuk botol susu bayi.
Bahkan, hampir 95% botol bayi yang beredar dipasaran mengandung zat ini.
Tak terkecuali botol susu dengan merek terkenal sekalipun.
Plastik polikarbonat biasanya ditandai dengan angka 7 di dalam segitiga daur ulang yang ada di bawah botol atau PC di dekat segitiga daur ulang.
Dikutip dari serial buku Nakita berjudul A to Z Perawatan & Pengasuhan Anak, Bp-A dapat menyebabkan sejumlah penyakit serius seperti kanker prostat, kanker payudara, pubertas lebih awal, obesitas, diabetes, hingga perubahan dalam sistem imun.
Namun tenang, bahaya tidaknya Bp-A tergantung dari seberapa besar konsentrasinya yang 'terkirim' pada tubuh anak.
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan saat mencuci botol susu anak agar meminimalisir pelepasan Bp-A.
Pertama, hindari mengisi air panas langsung ke dalam botol atau wadah polikarbonat.
Kedua, saat mencuci botol sebaiknya menggunakan cairan sabun khusus.
Jangan gunakan sembarang sabun karena cairan sabun yang keras akan memicu lepasnya Bp-A.
Ketiga, cuci botol dengan air sabun hangat menggunakan spons.
Keempat, ketika menggunakan sikat dalam mencuci sebaiknya menggunakan sikat yang halus agar gesekan yang terjadi dengan botol tidak menyebabkan lepasnya Bp-A.
Nah, selain beberapa cara tersebut ada pula beberapa hal yang perlu diketahui.
Semakin sering botol susu disterilkan dengan air mendidih atau di microwave akan menyebabkan lepasnya Bp-A dari botol sebanyak 3-10 mikrogram/L.
Konsentrasi Bp-A yang lepas dari botol besarnya akan tergantung dari lama tidaknya mensterilkan botol.
Jika semakin lama mensterilkan botol maka semakin banyak Bp-A yang terlepas.
Medidihkan air di dalam botol akan melepaskan Bp-A lebih dari 100 mikrogram/L.
Mencuci botol bayi menggunakan mesin pencuci piring atau dishwasher akan melepaskan Bp-A sebanyak kurang lebih 10 mikrogram/L.
Menyiapkan susu bayi dengan cara menuangkan air mendidih ke dalam botol menyumbangkan pelepasan Bp-A tak lebih dari 0,5 mikrogram/L.
Sebelum terlambat dan bahaya mengancam, tak ada salahnya untuk memperhatikan cara mencuci botol bayi dengan aman.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)