TRIBUNJUALBELI.COM - Selain melakukan perawatan kulit, para wanita juga dianjurkan untuk lebih memperhatikan bagian tubuh lainnya.
Sebab kini banyak wanita yang tidak menyadari adanya kanker pada tubuhnya.
Misalnya saja yang terjadi di Inggris.
Dilansir dari Cosmopolitan.co.uk pada Selasa (27/3/2018), sebanyak 177 ribu perempuan di Inggris didiagnosa menderita penyakit kanker setiap tahunnya.
Lalu, separuhnya telah didiagnosa menderita kanker seumur hidupnya.
Nah, untuk mencegahnya kamu bisa melakukan pengecekan sebagai langkah awal.
Dr Eleanor Atkins, tenaga klinis di Bupa UK, mencatat beberapa hal yang harus disadari bagi seorang perempuan terhadap tubuhnya.
Tanda-tanda fisik tersebut menurutnya harus diwaspadai dan diperhatikan dengan benar.
Tanda fisik tersebut antara lain.
1. Periode menstruasi
Banyak perempuan yang lupa dengan tanggal pasti mereka mengalami menstruasi.
Padahal itu sangat penting untuk diperhatikan.
Catatlah dengan benar tanggal menstruasi setiap bulannya, sehingga kamu tahu jika ada yang salah pada dirimu.
"Jika menstruasi lebih sedikit atau lebih pendek dari biasanya, ini bisa menjadi sinyal bahwa wanita tersebut kelelahan secara fisik atu mental. Bisa disebabkan karena olahraga terlalu banyak, diet ketat atau stres," kata Dr Atkins.
Namun, pendarahan yang tidak teratur juga bisa menjadi gejala yang cukup serius.
Jika darah menstruasi lebih banyak atau lebih panjang dari biasanya, pendarahan di tengah-tengah jadwal haid rutin atau pendarahan setelah melakukan hubungan seksual, seseorang dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter.
Sebab, kondisi tersebut bisa menjadi tanda adanya kanker serviks.
2. Kondisi payudara
Secara rutin kamu bisa melakukan pengecekan kondisi payudaramu.
Hal ini untuk mendeteksi secara dini kanker payudara.
Jangan sampai kamu baru melakukannya ketika merasakan adanbya hal yang tak biasa.
"Karena pengaruh hormon, payudara bisa terasa berbeda di berbagai waktu dalam sebulan. Jadi, penting untuk melakukan pengecekan pada waktu yang sama di setiap bulannya," kata Atkins.
Atkins juga menyarankan bagi para wanita untuk melakukan pengecekan payudara seminggu setelah hari pertama menstruasi.
Lakukanlah pemeriksaan pada bagian tengah dada hingga ketiak.
Tak usah khawatir, jika payudara sedikit nyeri pada masa menstruas itu normal.
Namun, jika ada tanda-tanda benjolan atau perubahan tekstur kulit dan puting, penting untuk melakukan pengecekan medis.
3. Seberapa sering kamu ke kamar mandi
Atkins juga menjelaskan bahwa etiap orang memiliki kebiasaan berbeda soal frekuensi menggunakan toilet.
Namun, ini bukanlah hal yang perlu dicemaskan.
Kamu hanya perlu perhatikan seberapa sering kamu buang air kecil dan besar serta apa yang dikeluarkan.
Hal ini penting untuk memahami fungsi tubuh.
Warna atau bau dari feses atau air kencing kita bisa mengindikasikan apakah tubuh cukup terhidrasi, apakah ada masalah pencernaan, atau menderita penyakit serius seperti kanker.
"Jika tiba-tiba kamu lebih sering ke kamar kecil, merasa sakit saat buang air atau ada pendarahan saat buang air besar atau kencing, coba lah berkonsultasi dengan dokter," ujar Atkins.
Hal ini bisa menjadi gejala penyakit pencernaan, seperti iritasi, wasir, atau sesuatu yang lebih serius seperti kanker usus.
4. Tahi lalat
Sebagai wanita, kita harus lebih berhati-hati terhadap tumbuhnya tahi lalat.
Lakukanlah pengecekan secara rutin dan pastikan bahwa bentuk dan ukurannya tidak berubah.
Hal yang harus diperhatikan adalah jika tahi lalat tumbuh membesar, memerah bagian pinggirnya atau tumbuh melebihi kulit.
Tanda tersebut bisa jadi merupakan gejala bahwa tahi lalat tersebut bisa menjasi gejala kanker dan harus dibuang.
5. Berat badan
Berat badan bisa menjadi salah satu indikator kesehatan.
Faktor hormon dapat membuat berat badan perempuan naik-turun dalam sebulan.
Meski demikian, ternyata turun atau naik berat badan yang signifikan bisa menjadi tanda-tanda ada sesuatu yang salah dari tubuhmu.
Jika turunnya berat badan tersebut diraih tanpa ada sesuatu hal besar yang kamu lakukan.
Ini bisa menjadi sinyal ketidakseimbangn hormon dan bisa juga menjadi tanda menopause, sindrom ovarium polikistik atau kehamilan.
"Sementara itu, penurunan berat badan yang tidak jelas bisa menjadi gejala hipertiroidisme, gastroentitries atau hal serius lainnya seperti kanker tenggorokan atau perut," kata Atkins.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)