TRIBUNJUALBELI.COM - Beberapa waktu lalu, kondisi kesehatan Ruben Onsu memang sempat dikabarkan kurang baik.
Bahkan suami Sarwendah itu sempat di rawat di rumah sakit selama beberapa hari.
Kala itu, Ruben memang sempat mengungkapan penyebab dirinya harus di rawat di RS.
Karena kelelahan dan kekurangan protein, Ruben pun harus istirahat total selama beberapa hari.
Ia pun dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung protein tinggi.
Pasca di rawat, kesehatan Ruben pun mulai membaik, meskipun tubuhnya masih terlihat kurus.
Usai sakit dan terlihat 'beda', Ruben pun jadi perhatian publik.
Belum lama ini, wajah Ruben pun mendadak dipenuhi jerawat.
Wajahnya yang biasanya mulus kini terlihat 'bruntusan' dan dipenuhi jerawat kecil-kecil.
Selain wajahnya penuh jerawat, Ruben juga masih terlihat lebih kurus badannya.
Publik pun mulai membicarakan tentang kondisi Ruben.
Mengetahui hal itu, Ruben akhirnya angkat bicara dan mengungkap penyebab wajahnya bruntusan.
"Orang-orang juga bilang, itu ada yang enggak wajar di mukanya Ruben, bruntusan. Jadi ini saya jelaskan," ujar Ruben, Senin (26/3/2018) dilansir dari Kompas.com.
Ruben mengatakan, setelah jatuh sakit karena kekurangan protein, dokter menyarakan padanya untuk rutin meminum susu berprotein tinggi.
Namun, syaratnya ia harus mengimbanginya dengan olahraga.
"Kayak orang-orang yang mau bikin otot minum susu itu.
Nah, tapi saya kapan olahraganya? Tidur aja berantem, dalam arti gue acara aja baru selesai jam dua atau tiga pagi.
Terus tidur jam empat atau enam pagi. Thalia bangun tidur jam tujuh, manggil-manggil ayah... ayah..., terus saya melek lagi," kata Ruben.
"Makanya gimana mau olahraga gitu, itu aja udah berantem sama waktu. Jadi ya gini, berjerawat," sambungnya.
Lalu, tentang berat badannya yang sampai sekarang jadi bahan komentar warganet, Ruben menegaskan bobot tubuhnya sudah mulai normal lagi.
Bahkan, bisa dibilang hampir melebihi yang semula.
"Itu netizen ngomong, 'Ruben kurusan, Ruben ini'. Aduh... jelas-jelas gue kemarin itu sakit karena kekurangan protein, kaya tabung kosong diisi lagi.
Gue sekarang udah 62 kilogram, udah mulai kembali engap-engap lagi," ujar Ruben.
Pengakuan dari Ruben Onsu Soal Penyakit yang Dideritanya, Mulai Sekarang Wajib Waspada dan Kenali Tanda Tandanya
Pasca liburan bersama keluarga ke Jepang, Ruben Onsu sempat tidak enak badan dan mengharuskannya istirahat.
Perbedaan cuaca dan aktivitasnya disana membuat kondisi tubuh Ruben Onsu drop.
Diketahui bahwa sekarang ini di Jepang sedang turun salju, berbeda dengan Indonesia yang masih terbilang hangat.
Maka setelah kembali ke Indonesia, Ruben kelelahan tak enak badan.
Ruben Onsu sempat mengisi acara di televisi sesampainya di Indonesia.
Ruben dilarikan ke rumah sakit pada tanggal 10 Januari 2018.
Suami Sarwendah itu dirawat di RSU Bunda Menteng.
Dengan selang infus yang masih menancap di tangan, badan Ruben terlihat menjadi semakin kurus.
Menurut pengakuannya kepada infotainment (14/01), setelah dirinya membaik dan pulang dari rumah sakit, dirinya sampai harus dirawat selain karena kelelahan, juga mengalami kekurangan protein.
Oleh karenanyalah Ruben mengaku jika dirinya harus mentaati jadwal makan, makan-makanan berprotein tinggi, dan yang telah diatur dokter, pun kerja paling malam sampai jam 21.00.
Nah, bagaimana sih mengenali ciri-ciri kekurangan protein seperti yang dialami Ruben Onsu?
Dilansir dari Daily Health Club begini tanda yang ditunjukan oleh tubuh saat kekurangan protein:
1. Kulit, Rambut dan Kuku terlihat kusam
Saat tubuh kekurangan protein, dampak yang mucul bisa membuat kulit anda terasa kasar dan kusam, kuku pun kusam bahkan mudah patah dan rambut akan mudah patah dan berantakan.
2. Mudah Lapar
Protein juga merupakan nutrisi penting untuk membuat lebih kenyang.
Saat kekurangan asupan protein harian, maka dampak paling terasa ialah anda mudah lapar.
Masalah ini harus segera diperbaiki, sebab jika diabaikan anda akan sering makan yang nanti berpotensi membuat anda gemuk dan obesitas.
3. Mudah sakit
Protein juga bertugas sebagai asupan penting yang membantu tubuh memproduksi sel darah putih.
Sel darah putih sendiri berperan sekali menjadi benteng kekebalan tubuh, tentu saat protein asupan berkurang maka ini juga berdampak pada jumlah sel darah putih.
Akhirnya tentu kita akan mudah terserang penyakit, akibat kuman, bakteri dan virus yang menjangkit tubuh.
4. Fungsi otak terganggu
Protein juga sumber energi yang penting bagi otak untuk bekerja.
Saat asupan protin berkurang maka fungsi otak akan menurun, bahkan regnerasi sel di otak akan terhambat, hal ini bisa menyebabkan penurunan kognitif secara perlahan.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)