0

Sering Rasakan Sakit Kepala? Yuk Kenali 6 Jenis Sakit Kepala dan Penyebabnya

Penulis: Intan Hafrida
Sering Rasakan Sakit Kepala? Yuk Kenali 6 Jenis Sakit Kepala dan Penyebabnya

TRIBUNJUALBELI.COM - Banyak orang yang tidak tahu penyebab sakit kepala yang dideritanya dan sering mengabaikan.

Padahal, sakit kepala yang dialami seseorang memiliki arti yang berbeda-beda bagi kondisi kesehatan lho.

Terlebih jika sakit kepala tersebut dalam intensitas yang tergolong sering.

Dilansir dari Cosmopolitan.co.uk pada Selasa (27/3/2018), Dokter Luke Powles, Kepala Dokter di Klinik Kesehatan Bupa, di London Inggris memberikan penjelasan terhadap beberapa macam sakit kepala.

Berikut ini adalah macam-macam sakit kepala yang diderita seseorang dan penyebabnya.

1. Sakit kepala tegang (tension headache)

Tension headache ini merupakan jenis sakit kepala yang paling sering dialami banyak orang.

Biasanya penderita akan merasakan sakit kepala pada konstan di kedua bagian kepala, belakang mata dan juga leher.

"Penderita biasanya merasa kepalanya seperti diikat," kata Powles.

Sakit kepala ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain stres, kurang tidur atau lapar.


 

Powles pun menyarankan untuk penderitanya agar tidak langsung mengonsumsi obat penghilang rasa sakit (pakitkiller).

Melainkan berbaring di sebuah tempat yang tidak banyak cahaya (gelap) dan sepi.

Kemudian letakkan kain hangat di dahi atau leher.

Namun jika gejala sakit kepala tersebut tak kunjung sembuh, Powles menyarankan untuk berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui alasan di balik sakit kepala itu.

2. Sakit kepala di belakang mata

Sakit kepala di belakang mata bisa menjadi gejala beberapa tipe sakit kepala lainnya seperti sakit kepala tegang, sakit kepala cluster, migrain, atau masalah pada mata.

Pengobatannya bergantung pada tingkat kesakitan kepala penderita.

Jika tak yakin dengan sakit kepala yang dialami, cobalah untuk konsultasi pada dokter.

3. Sakit kepala pada leher

Sakit kepala ini bisa saja terjadi karena postur tubuh yang salah hingga terdapat cedera di tulang belakang atas.


 

Cedera ini bisa menyebabkan sakit kepala yang disertai sakit pada bagian leher.

Untuk mengobatinya, powles merekomendasikan langkah koreksi postur tubuh antara lain olahraga leher, hingga fisioterapi.

4. Sakit kepala dehidrasi

Dehidrasi atau kurang minum ternyata juga dapat menyebabkan sakit kepala.

Dalam kondisi ini, otak akan berkontraksi karena kekurangan cairan hingga menyebabkan sakit kepala.

Obat penghilang rasa sakitpun bisa membantu, namun redehidrasi harus menjadi pilihan utama.

Minumlah beberapa teguk dan mengkonsumsi air dalam jumlah cukup secara rutin untuk menghilangkan rasa sakitnya.

Sakit kepalamu pun akan hilang dalam beberapa saat.

Namun jika masih terasa sakit, mungkin ada penyebab lainnya seperti terlalu banyak mengkonsumsi kafein atau stres.


 

5. Migrain

Menurut The Migraine Trust, hampir sekitar 15 persen populasi global menderita migrain.

Migrain ternyata menjadi penyakit terpopuler ketiga di dunia.

Penderita migrain akan merasakan sakit yang teramat parah pada kepalanya.

Sakit yang dirasakannya pun hanya pada sebelah kepalanya yang bisa semakin paranh ketika bergerak.

Selain merasakan sakit kepala, penderita migrain pun mengalami mual dan sensitif terhadap cahaya dan suara.

Untuk mengurangi rasa sakitnya, Powles mengatakan bahwa hal yang bisa dilakukan adalah istirahat di tempat yang gelap dan sepi, mengkompres bagian yang sakit dengan es atau air hangat.

"Migrain bisa dipicu banyak hal seperti alkohol, stres, kelelahan dan makanan tertentu. Jadi coba identifikasi penyebab migrainmu jika bisa," kata Powles.

Untuk mencegah terjadinya migrain kembali, minumlah banyak air, tidur cukup, terapkan diet sehat, dan hindari melewatkan makan.

Jika masih belum berhasil mengobati migrain, kamu bisa bicara dengan dokter.


 

6. Sakit kepala cluster

Sakit kepala ini terasa sangat menyakitkan bagi penderitanya.

Pasalnya, penderita sakit kepala cluster bisa terjadi selama enam hingga dua belas minggu.

Biasanya penderita akan mengalami rasa sakit di bagian tertentu seperti di sekeliling mata atau pinggir dahi.

Bahkan mata penderita akan memerah hingga kelopak mata yang membengkak.

Meski belum dapat dipastikan apa penyebab utama pada sakit kepala ini, para dokter mengatakan bahwa sakit kepala cluster terkait dengan cidera kepala hingga perokok atau peminum berat.

Powles menyarankan bagi mereka yang mengalami sakit kepala cluster untuk berkonsultasi dengan dokter.

Informasikan, mulai dari kapan mengalaminya, berapa lama dan rasa sakit yang dialami, sebab obat penghilang rasa sakit tidak dapat membantu mengatasi kepala ini.

Biasanya dokter akan mengusulkan perawatan spesifik, mulai dari terapi oksigen dan tindakan medis lainnya.

(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)