TRIBUNJUALBELI.COM - Ditengah kebahagian menanti buah hati, penyanyi cantik Mytha Lestari justru dibuat sakit hati oleh komentar warganet.
Hal itu bermula saat dirinya mengunggah kabar kehamilannya di akun Instagram pribadi,
Namun ternyata ada ulah warganet yang memberikan komentar pedas soal usia kehamilannya.
Seorang pemilik akun bernama @sopiana9157 ini memberikan komentar di sebuah postingan milik Mytha.
Si pemilik akun tersebut menuduh Mytha sudah hamil duluan sebelum menikah.
Tak terima dengan fitnah yang dilayangkan padanya, Mytha pun memberikan tanggapannya.
Ia menuliskannya pada instastory akun instagram pribadinya.
Mytha pun menjelaskan kalau dirinya menikah pada 5 November 2017 lalu.
Kini usia kandungannya baru 17 minggu.
Mytha juga menegaskan kalau setelah ngunduh mantu tanggal 13 November 2017 dia masih mengalami menstruasi.
Tak hanya itu, Mytha juga mengaku menjalani proses pingitan selama 30 hari sebelum menikah.
Dan selama itu, Mytha tak diperbolehkan bertemu dengan Barry Maheswar, suaminya.
Tak terima dengan komentar netizen, sang suami juga turut berkomentar.
Barry mengungkapkan kalau Mytha hanya kosong 2 minggu setelah menikah.
Hal ini sebenarnya kerap terjadi dan dirasakan beberapa pasangan yang baru menikah.
Apalagi komentar beberapa orang tentang kehamilannya kadang justru membuat ibu hamil merasa sakit hati.
Banyak orang bertanya-tanya, "baru menikah dua minggu kok sudah hamil sebulan".
Itulah pertanyaan yang kadang seperti menghakimi.
Namun secara ilmiah hal itu mungkin saja terjadi.
Dilansir dari alodokter.com, seorang dokter bernama dr. Nisia Putri Rinayu mengatakan jika usia kehamilan yang melebihi usia pernikahan ini adalah hal yang biasa terjadi.
Hal ini dikarenakan penentuan usia kehamilan dihitung dari hari pertama haid terakhir (HPHT).
Jika menikah disekitar waktu pembuahan/ovulasi/keluarnya sel telur, maka kemungkinan langsung hamil bisa saja terjadi.
Pada kondisi ini, perhitungan usia kehamilan tetap ditentukan dari hari pertama haid terakhir yang terjadi sebelum pernikahan.
Sehingga tentunya baik dari perhitungan manual berdasarkan HPHT maupun dari USG akan didapatkan usia kehamilan yang melebihi usia pernikahan.
Adapun penentuan usia kehamilan berdasarkan USG pada trimester pertama kehamilan biasanya memiliki akurasi/ketepatan yang tinggi.
Biasanya angka kesalahan USG hanya beberapa hari-1 minggu.
Hal ini dipertegas oleh Dr. Yassin Yanuar Mohammad Sp.OG dari Rumah Sakit Pondok Indah.
Ia menjelaskan mengenai cara menghitung usia kehamilan.
“Saat menghitung usia kehamilan, ada konsensus bahwa perhitungannya berdasarkan hari pertama haid bulan terakhir.
Jadi perhitungannya dimulai dari last menstrual period alias HPHT, Hari Pertama Haid Terakhir,” terang Yassin dikutip dari Grid.id.
Hal tersebut dibuat kesepakatan di antara dokter spesialis kandungan, sehingga timbul pula kesepakatan bahwa usia kehamilan hingga persalinan adalah selama 40 minggu.
“Karena kalau dihitung benar-benar kapan saat terjadi kehamilan, yaitu pada saat implantasi, itu sulit.
Memang, ada patokannya yaitu 6 hari setelah ovulasi dia akan implantasi.
Tapi itu susah untuk mendapatkan angka pastinya.
Sehingga, disepakatilah bahwa usia kehamilan dihitung berdasarkan haid terakhir hari pertama.”
Dengan demikian, Yassin menegaskan, masuk akal bila seseorang mengalami HPHT pada pertengahan bulan, lalu ia menikah di awal bulan terus di pertengahan bulan dia positif.
“Karena mungkin berarti dia menikah di masa subur dan langsung hamil,” tegas Yassin.
Ini sekaligus menjawab mengapa ibu hamil yang mengandung 9 bulan tapi perhitungan usia persalinan biasanya berada di minggu ke-40.
Artinya, 40 minggu kehamilan itu dihitung termasuk perhitungan hari pertama haid terakhir itu.
Dengan penjelasan di atas, semoga tak ada lagi prasangka buruk tentang "kok bisa hamil sebulan padahal baru nikah 2 minggu".
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)