0

Stephen Hawking Meninggal, Inilah 4 Ramalannya yang Paling Terkenal

Penulis: Hanggara Hendrayana
Stephen Hawking Meninggal, Inilah 4 Ramalannya yang Paling Terkenal

TRIBUNJUALBELI.COM - Fisikawan terkemuka Stephen Hawking meninggal dunia di usia 76 tahun seperti yang dilansir dari BBC.com (14/3/2018).

Hawking selama ini dikenal sebagai ilmuwan yang punya banyak terobosan.

Ia menemukan banyak teori yang dituangkannya dalam buku-buku ilmiah.

Selain itu, ilmuwan asal Inggris ini juga sering memprediksi sesuatu yang berhubungan dengan alam.

Beberapa diantaranya sempat menghebohkan dunia.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini ramalan-ramalan terkenal dari Stephen Hawking.

1. Bumi Hancur

Hawking pernah meramalkan bumi akan hancur di tahun 2600.

"Pada tahun 2600, populasi bumi akan meningkat pesat dan konsumsi listrik yang berlebihan juga akan membuat planet ini menjadi sangat panas. Dan ini tidak bisa dipertahankan," katanya dikutip dari Geekwire, Selasa (7/11/2017).

Pertumbuhan penduduk yang mencapai dua kali lipat setiap 40 tahun membuat Hawking percaya bumi tidak akan mampu menampung lagi kehidupan manusia.


 

2. Manusia Harus Berkoloni di Planet Lain

Jika ingin bertahan hidup, Hawking meramalkan manusia harus tinggal di planet lain.

Perubahan iklim, serangan asteroid, wabah penyakit hingga kecerdasan buatan jadi alasan mengapa manusia harus berpindah ke planet lain.

Hawking mengatakan bahwa koloni ini akan menjadi asuransi terhadap ancaman kepunahan manusia.

3. Alien

Di tahun 2010 Hawking pernah berbicara tentang alien.

Ia percaya jika alien datang ke bumi, mereka akan menjajah manusia.

Hal ini terjadi seperti saat Columbus menemukan benua Amerika.

Columbus yang berasal dari Eropa bersama pasukannya membantai penduduk asli Amerika dan membentuk peradaban baru.


 

4. Menganalisa Inggris di Piala Dunia 2014

Inggris merupakan negara kelahiran Stephen Hawking.

Ia mencoba menganalisa Inggris yang saat itu akan tampil di Piala Dunia 2014 Brazil.

Berbekal rumus dan data dari Piala Dunia sejak 1966, ada beberapa hal yang harus dilakukan jika Inggris ingin memenangkan gelaran tersebut.

Saat bertanding, Inggris harus dipimpin oleh wasit asal Eropa.

nggris disebutnya memenangkan pertandingan di Piala Dunia ketika dipimpin wasit asal Eropa, sedangkan wasit dari benua lain, Inggris hanya menang 38 persen.

Berdasarkan data, jarak jauh dan ketinggian juga mempengarungi permainan timnas Inggris.

Udara yang bertambah sebesar 5 derajat celcius akan membuat peluang Inggris berkurang sebanyak 59&.

Sayangnya, analisa Hawking ini tidak digubris oleh Timnas Inggris. (*)