TRIBUNJUALBELI.COM - Pisang sering dianggap makanan pelengkap, dan kita sering meremehkannya.
Keajaiban kulit kuning pada pisang mengandung gula fruktosa, dan sukrosa alami, nutrisi bervariasi, vitamin, mineral, dan serat.
Ternyata, konsumsi rutin pisang akan memberikan keuntungan kesehatan yang luar biasa.
Bahkan pisang masak dengan banyak bintik mengandung banyak faktor nekrosis tumor yang melawan sel abnormal di dalam tubuh, sehingga mampu melawan kanker.
Oleh karena itu, lain kali jika Anda menemukan pisang yang terlihat coklat, Anda tidak boleh menghindarinya karena pisang itu justru memberi keuntungan kesehatan yang paling efektif dan bisa memberi banyak energi.
Berikut adalah manfaat mengonsumsi dua buah pisang setiap hari selama satu bulan.
1. Energi
Makan pisang sebelum aktivitas dapat memberi Anda energi yang dibutuhkan hingga satu jam.
Selain itu, pisang mengandung vitamin, mineral, dan glisemik rendah yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda, dan efisien mencegah kram otot berkat jumlah potassium yang tinggi.
2. Mulas
Buah ini bertindak sebagai anti asam, jadi ini dapat meredakan mulas dan asam lambung yang memberikan hasil dengan cepat.
3. Mengobati sembelit
Kandungan seratnya bisa menyebabkan pergerakan usus secara teratur dan oleh karena itu bisa mencegah sembelit.
4. Tekanan darah
Pisang secara efektif menurunkan tingkat tekanan tinggi pada darah dan mencegah serangan stroke dan jantung karena mengurangi sodium.
Selain itu, pisang kaya potassium yang dapat meningkatkan kesehatan jantung.
5. Mengobati luka pada perut
Luka perut menimbulkan rasa sakit, dan tekstur pisang yang lembut bisa melapisi lapisan perut.
Ini dapat membantu mencegah asam korosif dan iritasi.
6. Anemia
Pisang memberikan tubuh dengan zat besi yang dapat meningkatkan suplai darah karena merangsang produksi sel darah merah dan hemoglobin.
7. Kontrol suhu tubuh
Pisang dengan cepat mengatur suhu tubuh dan sangat membantu saat demam.
8. Depresi
Buah ini mengandung satu bahan khas, triptofan yang secara efektif mengobati depresi.
Begitu memasuki tubuh, itu menjadi serotonin, neurokimia otak yang menghasilkan relaksasi dan mood yang membaik.
9. Meringankan saraf
Pisang mengatur kadar gula darah dan sangat berguna dalam hal stres.
Pisang kaya akan vitamin B dan dapat menenangkan tubuh dan pikiran sehingga membangkitkan mood. (Nakita/Nila Kusuma Pratiwi)
Artikel ini sudah tayang di laman Nakita dengan judul Ini yang Terjadi pada Tubuh Jika Makan 2 Pisang Rutin Selama Sebulan
Ingin Kurus Tapi Malas Olahraga? Diet Pisang Bisa Jadi Solusi
TRIBUNJUALBELI.COM - Berbagai cara dilakukan seseorang untuk mendapatkan tubuh ideal.
Mulai dari rutin olah raga hingga mengatur pola makan.
Bahkan beberapa orang melakukan diet ketat untuk mewujudkan tubuh impian.
Namun tak sedikit dari mereka yang merasa gagal menjalankan program diet tersebut.
Jangan bersedih, ada salah satu cara yang mungkin bisa dipertimbangkan.
Yaitu dengan melakukan program diet pisang.
Apa itu diet pisang?
Dilansir dari laman kesehatan, diet pisang pertama kali diperkenalkan di Jepang.
Kabarnya metode diet tersebut berhasil menurunkan berat badan meski tanpa olah raga.
Diet pisang pertama kali oleh Hitoshi Watanabe dari Tokyo, Jepang.
Metode diet ini langsung populer berkat cerita yang menyebar dari mulut ke mulut, publikasi di internet, televisi, artikel majalah, serta buku yang ditulis Watanabe.
Pada prinsipnya, diet ini sangat sederhana.
Saat sarapan pagi, kita hanya perlu mengonsumsi pisang dan minum air putih hangat.
Di siang dan malam hari, kita boleh makan apa pun, ngemil pun boleh.
Pantangannya hanya satu, jangan makan di atas jam delapan malam dan hindari es krim, produk olahan susu, alkohol, atau dessert setelah makan malam.
Camilan manis boleh disantap tapi hanya di siang hari.
Yang membuat metode diet ini sangat populer adalah tidak dimasukkannya unsur olahraga.
Para pelaku diet hanya disarankan untuk berolahraga bila memang mau dan hanya boleh melakukan olahraga yang tidak membuat stres.
Banyak orang yang mengakui keampuhan metode diet ini, salah satunya penyanyi opera asal Jepang, Kumiko Mori.
Ia mengaku berat badannya turun 6,7 kilogram setelah menerapkan diet pisang ini dalam waktu singkat.
Ada banyak versi yang mencoba menjelaskan mengapa diet pisang ini bisa mengurangi berat badan.
Salah satunya teori yang menyebutkan bahwa pisang mengandung enzim yang bisa mempercepat proses pencernaan dan buang air besar.
Hal itu berpengaruh pada turunnya berat badan.
Memang benar makanan berserat, termasuk pisang, bisa membuat sistem pencernaan bekerja lebih cepat dan seluruh makanan tidak diserap semua, juga kalori.
Namun para ahli berpendapat berkurangnya kalori tidak akan berpengaruh banyak pada penurunan berat badan.
Sementara itu teori lain menyebutkan penyebabnya adalah zat tepung yang membuat perut selalu terasa kenyang dan meningkatkan pembakaran lemak.
Zat tepung ini secara alami bisa kita temukan dalam makanan berkarbohidrat seperti pisang hijau, kentang, biji padi, dan buncis, tapi hanya bila kita makan dalam keadaan dingin.
Zat tepung ini akan membuat pencernaan terjadi di usus kecil dan langsung ke usus besar.
Saat pencernaan lancar, maka apa yang telah dikonsumsi juga akan dengan mudah dicerna dan dikeluarkan dengan baik. (*)