TRIBUNJUALBELI.COM- Gabriel Garcia Marquez muncul di halaman utama Google pada Selasa (6/3/2018).
Google menampilkan ilustrasi Garcia Marquez bersama gambaran kota Macondo di Google Doodle sebagai peringatan hari ulang tahun penulis asal Kolombia itu ke-91.
Dilansir dari wikipedia pada Selasa (6/3/2018), Garcia Marquez lahir di kota Aracataca, Kolombia pada 6 Maret 1927.
Ia lahir dan dibesarkan di kota tersebut bersama keluarganya.
Ayahnya merupakan mantan veteran pada Perang Seribu Hari (perang sipil yang terjadi di Kolombia pada 1899-1903).
Meski García Márquez memiliki latar belakang pendidikan di bidang hukum, ia memilih berprofesi sebagai jurnalis.
García Márquez memulai kariernya sebagai wartawan untuk harian Bogotá, El Espectador, dan belakangan bekerja sebagai koresponden asing di Roma, Paris, Barcelona, Caracas, dan New York City pada tahun 1950an.
Saat itu García Márquez memperluas pengetahuannya dengan banyak membaca literatur Amerika, beberapa di antaranya adalah terjemahan bahasa Perancis.
Hingga akhirnya, García Marquez menjadi seorang penulis yang berpengaruh di dunia pada abad ke-20.
Karya Garcia Marquez yang mendunia adalah Cien Anos de Soledad yang rilis pada tahun 1982.
Tulisan tersebut kemudian diterjemahkan ke berbagai bahasa.
Dalam terjemahan bahasa Inggris judulnya menjadi One Hundred of Solitude, sedangkan dalam terjemahan bahasa Indonesia adalah Seratus Tahun Kesunyian.
Novel karya Garcia Marquez tersebut menceritakan tentang sebuah kota imajinatif yang dinamai Macondo.
Sejarah kota Macondo dalam novel tersebut mirip dengan sejarah Amerika Latin akan tetapi dengan skala yang lebih kecil.
Bahkan karya García Márquez ini disebut sebagai bentuk karya realisme magis.
Hal tersebut karena karya Garcia Marquez ini memadukan pendekatan antara realis dengan elemen magis hingga menciptakan suasana fantastis.
García Márquez mendapatkan Hadiah Romulo Gallegos pada 1972 untuk bukunya Cien anos de soledad (Seratus tahun kesunyian).
Ia juga dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Sastra pada 1982, berdasarkan cerita-cerita pendek dan novelnya.
Selain menulis, bidang lain yang ditekuni Garcia Marquez adalah politik.
Ketertarikannya terhadap sosialisme pernah membawa dirinya menjadi "orang tengah" antara pemerintah Kolombia dan pasukan pemberontak gerilya.
García Márquez pernah terang-terangan memberikan kritikan kepada Amerika Serikat (AS) dengan alasan melawan imperialisme.
Aksi kritiknya itupun berdampak pada dirinya sendiri yang akhirnya dicekal oleh pihak imigrasi AS.
Untungnya Presiden Amerika Serikat saat itu, Bill Clinton adalah penggemar dari karya-karya García Márquez.
Clinton mengaku menjadi penggemar karya García, One Hundred of Solitude sejak menjadi mahasiswa.
Hingga García Márquez kembali mendapat izin untuk memasuki wilayah AS dan Clinton pun menemui penulis favoritnya itu saat berkunjung ke Kolombia.
García Márquez meninggal di umurnya yang ke 87 tahun pada 17 April 2014 di Ciudad de Mexico, Meksiko akibat pneumomia yang dideritanya.
Mantan Presiden Kolombia Álvaro Uribe Vélez dan Presiden Kolombia Juan Manuel Santos turut memberikan penghormatan pada sang penulis yang merepresentasi sastra Kolombia dan Amerika Latin di dunia.
Bahkan Bill Clinton dan Presiden Amerika Serikat saat itu Barack Obama juga memberikan penghormatan terakhir kepada García Márquez.
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)