TRIBUNJUALBELI.COM - Cinta merupakan rasa yang tidak bisa ditebak kehadirannya.
Seringkali seseorang menyukai lawan jenis karena kecantikan atau ketampanan yang ia miliki.
Melamun dalam sepi dan membayangkan orang tersebut akan datang sebagai pangeran tampan atau putri cantik untukmu, tentu itu bukanlah cinta, perasaan itu disebut sebagai obsesi.
Dilansir dari magforwoman.com pada Sabtu (3 Maret 2018), Ternyata ada perbedaan besar antara cinta dan obsesi.
Meski memiliki perbedaan yang cukup besar, nyatanya sangat sulit bagi kita untuk menilai apakah rasa yang kita miliki itu adalah cinta atau obsesi.
Untuk menganalisis perasaan tersebut, kamu harus terlebih dahulu mengetahui arti cinta dan obsesi dan juga mengetahui perbedaan keduanya.
Obsesi
Perasaan obsesi adalah keinginan instan atau gairah terhadap lawan jenis yang bersifat fisik.
Hal ini merupakan perasaan dimana hanya keinginan yang terpengaruh dari luar, bukan sebuah gejolak emosi terdalam.
Jika kamu pernah berpikir untuk pura-pura sakit atau pingsan untuk mendapatkan perhatian lawan jenis yang kamu anggap menarik itu, maka itu disebut obsesi.
Sebab, hal tersebut didasari oleh daya tarik fisik yang membuat seseorang tidak menjadi dirinya sendiri.
Rasa obsesi juga didasari dengan keegoisan dan kecemburuan yang tidak masuk akal.
Obsesi lebih mementingkan kepuasan dan perasaan diri sendiri dari pada orang lain.
Dari rasa obsesi dimiliki, seseorang juga akan selalu cemas saat keinginan terhadap lawan jenisnya tidak terpenuhi.
Cinta
Cinta adalah hubungan yang konvensional, kamu bisa saja tertarik dengan seseorang yang memiliki karakter, kebiasaan atau mungkin pemikiran yang sama.
Di dalam cinta tidak ada rasa ketertarikan fisik atau materi.
Bila kamu tidak merasakan cemburu, iri hati atau ketidaknyamanan pada orang tersebut, berarti kamu benar-benar mencintainya.
Cinta sejati akan menjadikan kepercayaan sebagai landasan utamanya.
Bahkan seseorang yang sedang jatuh cinta akan lebih menghargai keinginan orang yang dicintainya ketimbangan keinginan sendiri.
Hal ini akhirnya menjadi sumber dukungan dan motivasi, yang membantu orang yang dicintainya untuk sukses dalam mencapai tujuannya.
Perbedaan cinta dan obsesi
1. Obsesi akan memudar dari hari ke hari, sementara cinta akan diperkuat oleh waktu.
2. Obsesi ingin selalu menerima, sedangkan cinta akan selalu memberi.
3. Obsesi akan melemah karena perpisahan, cinta akan menjadi lebih kuat karena perpisahan.
Bagaimana? apakah yang kamu rasakan saat ini adalah cinta atau sekadar obsesi?
(TribunJualBeli.com/Intan Hafrida)