TRIBUNJUALBELI.COM - Dalam rumah tangga pasti ditemui berbagai masalah.
Saat pondasi tak kuat, biasanya percecokkan dalam rumah tangga bisa berujung pada kata cerai.
Kurangnya komunikasi, ketidaksetiaan, ekonomi dan alasan lainnya turut jadi faktor dalam perceraian.
Namun terlepas dari hal itu, ternyata faktor pekerjaan juga bisa menjadi pemicu dalam perceraian.
Berdasarkan hasil studi di Amerika Serikat dalam U.S. Census Bureau’s Five-Year American Community Survey terungkap daftar pekerjaan yang punya resiko perceraian paling tinggi.
Dirangkum dari laman Prevention, berikut 4 pekerjaan yang punya resiko perceraian paling tinggi.
Pramugari/pramugara
Menjadi seorang 'pelayan' dalam pesawat terbang tentu membuat mereka sibuk dengan jadwal yang padat.
Kesibukan itulah yang menjadi pemicu keretakan dalam rumah tangga.
Belum lagi saat seorang pramugari/ pramugara selingkung dengan kru awak kabin lainnya.
Menurut hasil survei, pekerjaan ini punya resiko perceraian mencapai 50,5 persen.
Bartender
Saat orang-orang mulai terlelap, seorang bartender biasanya baru saja memulai pekerjaannya.
Demi melayani banyak orang dengan sajiannya, menikah dengan seorang bartender juga punya resiko perceraian tinggi.
Apalagi bertemu dengan orang-orang baru dan mendengarkan curhatnya membuat pintu perselingkuhan terbuka.
Banyak orang datang ke cafe dan bertemu bartender untuk menghilangkan penat.
Dari situlah masalah dalam rumah tangga seorang bartender dimulai.
Pekerja di bidang konstruksi
Tuntutan proyek yang harus segera selesai membuat pekerja di bidang konstruksi harus lembur.
Hal itu membuat mereka hingga tak pulang.
Dari situlah masalah dalam rumah tangga bermula hingga berujung pada perceraian.
Manager game
Seseorang yang hobi game rela menghabiskan banyak waktunya udah bermain game.
Belum lagi saat mereka berhasil bekerja sesuai dengan hobinya hingga menduduki posisi manager game di salah satu perusahaan game.
Mereka tentu menjadi orang-orang yang tak peduli sekitar.
Bahkan ketika sudah menikah.
Hal itulah menjadi penyebab perceraian seorang manager game.
(TribunJualBeli.com/ Alieza Nurulita)