TRIBUNJUALBELI.COM - Penyakit jantung adalah pembunuh nomor satu baik untuk laki-laki dan perempuan di seluruh dunia.
Namun, hal ini lebih sering terlihat pada perempuan.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 1,7 juta orang India meninggal karena penyakit jantung setiap tahunnya.
Penyakit kardiovaskular atau penyakit jantung merupakan ancaman bagi meningkatnya jumlah populasi di dunia.
Menurut Asosiasi Jantung India, orang India yang berusia di bawah 50 tahun memiliki kemungkinan 50 persen serangan jantung.
Dan 25 persen dari semua serangan jantung terjadi di bawah usia 40 tahun.
Perempuan menderita lebih banyak dengan kondisi tertentu seperti diabetes, obesitas, gagal jantung, gagal ginjal, depresi dan riwayat stroke.
Para ilmuwan telah menemukan bahwa penyakit jantung dipengaruhi oleh gen.
Faktor lain seperti merokok, kolesterol tinggi, konsumsi daging, dan sebagainya, juga dipertimbangkan.
Tapi, itu bukan satu-satunya faktor yang bisa mengembangkan risiko penyakit jantung.
Berikut adalah beberapa faktor lain yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung pada perempuan, yang mungkin akan mengejutkan Moms.
1. Sudah Haid Sebelum Usia 12
Semakin awal pubertas, semakin besar kemungkinan terkena penyakit jantung.
Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa perempuan yang mendapat menstruasi pertama sebelum usia 12 tahun 10 persen lebih mungkin terkena penyakit jantung dibandingkan perempuan yang memiliki menstruasi pada usia 13 tahun atau lebih.
Ini mungkin karena tingkat estrogen meningkat yang dapat meningkatkan penggumpalan darah dan stroke sepanjang hidup Moms.
2. Menderita Flu Berat
Moms akan terkejut mengetahui bahwa menderita flu berat juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung setelah terinfeksi.
Flu yang buruk disebabkan oleh bakteri dan virus berbahaya yang bisa masuk ke jantung, menyebabkan penyakit jantung dan gagal jantung.
Jadi, jika menderita flu berat jangan abaikan segera ke dokter.
3. Minum Pil Diet
Moms mungkin belum mengetahui bahwa kebanyakan pil diet tidak bekerja.
Pil diet ini bahkan bisa membunuh Anda karena pil ini memiliki efek stimulan yang bisa melukai hati.
Pil diet akan meningkatkan tekanan darah dan denyut jantung yang memberi tekanan pada jantung.
Mengambil pil diet untuk jangka waktu yang lebih lama dapat menyebabkan kerusakan permanen pada jantung.
4. Kehamilan
Mengandung dan akan segera memiliki bayi adalah hal anugerah bagi setiap perempuan.
Namun memiliki bayi di dalam tubuh adalah pekerjaan ekstra untuk sistem peredaran darah.
Jantung Moms akan bekerja ekstra keras dan volume darah berlipat ganda saat hamil.
Jika menderita diabetes gestasional, tekanan darah tinggi, atau preeklampsia selama kehamilan, berarti Anda berisiko tinggi terkena penyakit jantung.
5. Patah hati
Jika merasa sangat sedih dan menderita secara emosional, maka Anda memiliki kemungkinan terkena penyakit jantung.
Sindrom patah hati disebabkan oleh situasi stres yang bisa terjadi karena kehilangan orang yang dicintai, putus asa, kesulitan keuangan, atau perceraian.
Faktor-faktor ini meningkatkan risiko penyakit jantung dan diatasinya dengan melakukan latihan, meditasi, yoga dan terapi.
6. Kesepian
Jika Anda merasa kesepian dan terisolasi secara sosial, ini juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 30 persen, yang hampir sama dengan merokok.
Anda bisa menjaga diri sendiri dengan membuka media sosial, bergabung dengan klub atau kelompok, berinteraksi dengan teman yang memiliki kepentingan bersama. Atau bisa mendapatkan hewan peliharaan untuk mengurangi rasa kesepian pada diri.
7. Depresi
Depresi adalah faktor lain yang meningkatkan kemungkinan penyakit jantung.
Bila Anda mengalami depresi, kortisol, hormon stres, menjadi lebih tinggi yang dikaitkan dengan penyakit jantung.
Depresi merupakan faktor risiko penting untuk penyakit jantung disertai tekanan darah tinggi dan kolesterol darah tinggi.
8. Memiliki ADHD
ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah kondisi kronis yang membuat sulit untuk berkonsentrasi.
Perempuan yang menderita ADHD sedang menjalani pengobatan tertentu, yaitu stimulan yang meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Ini bisa memberi tekanan ekstra pada hati. (*)
(Nakita.grid.id, Maharani Kusuma Daruwati)
Berita ini sudah tayang di halamanNakita.grid.id pada tanggal 28 Februari 2018, pukul 15:51 WIB dengan judul "8 Hal Tak Terduga Ini Tingkatkan Risiko Jantung Pada Perempuan"