TRIBUNJUALBELI.COM - Kehidupan orang-orang transgender sering dipandang sebelah mata.
Terutama di negara-negara Asia Tenggara.
Tapi hal ini tak terjadi pada Geraldine B. Roman.
Wanita kelahiran Filipina tahun 1967 ini awalnya terlahir sebagai lelaki.
Ia memilih berganti kelamin di usia 26 pada tahun 1990.
Terlahir dari keluarga politikus, Geraldine juga terjun ke dunia politik.
Untuk menggapai cita-citanya sebagai politikus, Ia kuliah di Universitas Filipina.
Ia lalu mendapatkan beasiswa dan melanjutkan studi magisternya di Spanyol.
Disana Ia sempat bekerja di sebuah media nasional.
Setelah beberapa tahun bekerja di Spanyol, Geraldine memutuskan pulang ke Filipina pada tahun 2012.
Pulang ke kampung halaman, Geraldine melanjutkan cita-citanya sebagai politikus.
Geraldine ingin melanjutkan perjuangan sang ibu, Herminia Roman di dunia politik.
Dibawah Partai Liberal, Geraldine mencalonkan diri menjadi anggota Kongres.
Ia pun terpilih menjadi anggota Kongres pertama yang transgender di Filipina.
Geraldine meraih lebih dari 62 persen suara dari daerah pemilihannya, Bataan.
Tak cuma memperjuangkan daerah pemilihannya, Geraldine juga memperjuangkan hak-hak kaum transgender.
Sukses di dunia politik, Geraldine diangkat menjadi perwira militer.
Wanita yang kini berusia 50 tahun ini berpangkat letnan kolonel.
Berkat jabatannya ini, orang-orang LGBT di Filipina kini bisa mendaftar sebagai tentara.
Geraldine sendiri ternyata juga memiliki seorang suami.
Ia menikah dengan pria asal Spanyol saat dirinya masih bekerja disana.
Sang suami sampai kini setia menemani Geraldine untuk melayani masyarakat Filipina. (*)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!