TRIBUNJUALBELI.COM - Cukup mengagetkan banyak masyarakat Indonesia.
Obat yang ampuh untuk mengobati sariawan yaitu Albothyl ternyata berbahaya karena mengandung policresulen.
Setelah itu juga BPOM juga bertindak melarang obat tetes sariawan Albothyl beredar di Pasaran.
Ramai menjadi perbincangan akhirnya selaku produsen PT Pharos Indonesia angkat bicara soal masalah ini.
PT. Pharos Indonesia menyatakan pihaknya masih terus mengumpulkan informasi dan data terkait Albothyl.
Mana yang salah dan mana yang benar.
Selain itu PT Pharos juga terus menjalin komunikasi dengan BPOM perihal ini
PT Pharos sendiri akan segera menyampaikan informasi resmi terkait hal ini kepada masyarakat.
Kasus ini masih terus didalami oleh pihak BPOM, karena kandungan yang ada ini membahayakan umat manusia karena disinyalir bisa menjawab Kanker.
Perlu kita tunggu bagaimana kelanjutan dari kasus ini.
Kita tahu bahwa sebelumnya telah ramai sekali dengan pemberitaan soal obat Albothyl yang mengandung policresulen yang bisa mematikan sel.
Saat policresulen diberikan pada luka di rongga mulut atau sariawan, yang terjadi adalah efek vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah perifer (tepi) di sekitar sariawan.
Hal ini menyebabkan suplai darah di area sariawan terhenti dan menjadikan jaringan sariawan mati membuat sariawan justru membesar dan sakit.
Paling terlihat yaitu pada saat menggunakan obat ini dengan cara berkumur.
Pada saat selesai berkumur rongga mulut (langit-langit) akan menjadi putih seperti sel mati.
Inilah yang disebabkan oleh Policresulen.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!